Mudik Lebaran 2021
Kalurahan di Gunungkidul Diminta Siapkan Tempat Isolasi Mandiri Bagi Pemudik
Sunaryanta juga mengatakan hingga kini masih terus berkomunikasi dengan komunitas warga perantauan asal Gunungkidul
Laporan Wartawan Tribun Jogja Alexander Aprita
TRIBUNNEWS.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul pun telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi kedangam warga perantauan memilih mudik sebelum larangan resmi diberlakukan. .
Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan, isolasi mandiri (isoma) bagi pemudik yang terlanjur datang akan diberlakukan.
Namun untuk tempat diserahkan ke masing-masing kalurahan.
"Kami minta kalurahan menyiapkan tempat-tempat isoman, termasuk menyiapkan fasilitas kesehatan (faskes) setempat," katanya ditemui pada Rabu (05/05/2021).
Sunaryanta juga mengatakan hingga kini masih terus berkomunikasi dengan komunitas warga perantauan asal Gunungkidul.
Menurutnya, kebanyakan mereka berada di Jabodetabek dan Surabaya, Jawa Timur.
Menurutnya, warga perantauan sudah memahami kebijakan dari pemerintah pusat tersebut.
Baca juga: Berawal dari Video Viral Eksploitasi Penyu, 7 Nelayan di Gunungkidul Ditangkap, Terancam Bui 5 Tahun
Namun pihaknya tetap terus berupaya agar mereka juga mengikuti aturan itu.
"Publikasi sudah saya sampaikan ke mereka, baik secara langsung ataupun lewat media sosial," ujar Sunaryanta.
Ia pun menjamin pihaknya siap melakukan berbagai antisipasi selama masa libur Lebaran nanti.
Khususnya mengupayakan agar tak terjadi lonjakan kasus baru dari momen Lebaran.
Sementara itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul mencatat sudah ratusan perantau yang datang.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Diskominfo Gunungkidul Kelik Yuniantoro.
Baca juga: Dua Klaster Baru Penularan COVID-19 Muncul di Gunungkidul, Salah Satunya dari Layatan
"Sejak tanggal 1 hingga 5 Mei kemarin tercatat ada 246 orang pendatang," ungkap Kelik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/konflik-gua-pindul.jpg)