Breaking News:

Ditinggal Wafat Suami, Sriyanti Berjuang Sendiri Hidupi 13 Anak dengan Jual Es Cendol, Ini Kisahnya

Kisah perjuangan seorang janda yang berjuang menghidupi anak-anaknya datang dari wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Tribunpantura.com/Budi Susanto
Sriyanti bersama anak-anaknya saat ditemui Tribunpantura.com di rumahnya yang ada di di Rt 02 Rw 01 Desa Wanarejan Utara, Kecamatan Taman, Pemalang, Sabtu (8/5/202 

TRIBUNNEWS.COM - Kisah perjuangan seorang janda yang berjuang menghidupi anak-anaknya datang dari wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Dia adalah Sriyanti yang berumur 44 tahun.

Warga RT 02/RW 01, Desa Wanarejan Utara, Kecamatan Taman, Pemalang itu diketahui memiliki 13 anak.

Mereka tinggal dalam rumah berukuran 3 meter x 6 meter.

Di tempat yang ia tinggali, Sriyanti terlihat riweh mengurus belasan anaknya ditambah satu cucu.

Pasalnya, ia harus mengurus sendiri anaknya yang mayoritas masih bocah tanpa didampingi sang suami.

Baca juga: Kisah Masitoh dan Dani, Jadi Korban PHK, Jalan Kaki Bawa 2 Balita dari Kebumen ke Bandung

Hal itu lantaran suami Sriyanti meninggal satu tahun lalu, karena sakit yang diderita.

Guna mencukupi kebutuhan belasan anaknya, Sriyanti pun harus banting tulang, dengan menjajakan es cendol di Jalan Jenderal Sudirman Kabupaten Pemalang.

Tak sampai di situ, beban Sriyanti juga bertambah dengan hutang biaya pengobatan sang suami saat menjalani perawatan sebelum meninggal sebesar Rp 25 juta.

Dengan semua beban keluarga di punggunnya, Suryanti tetap tabah dan menjalani hidup.

Halaman
123
Editor: Endra Kurniawan
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved