Kamis, 7 Mei 2026

Kronologi Mahasiswi di Makassar Disetubuhi dan Dirampok dalam Kamar Kos, Pelaku Terekam CCTV

Seorang mahasiswi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan jadi korban rudapaksa dan perampokan saat berada di dalam kamar kosnya.

Tayang:
Editor: Endra Kurniawan
https://www.instagram.com/makassar_inffo/
Tangkap layar video viral seorang pria merampok dan merudapaksa seorang mahasiswi di Makassar. 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus perampokan menimpa seorang mahasiswi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Diketahui korban berinisial seorang wanita berinisial SU.

Dilaporkan selain jadi korban perampokan, SU juga dirudapaksa oleh pelaku.

Sedangkan lokasi TKP-nya berada di dalam kamar kos korban yang terletak di Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.

Dari rekaman CCTV itu, terlihat seorang pria mengenakan kaos dan celana pendek melompat masuk ke dalam pekarangan kosan.

Baca juga: Pria 26 Tahun Tega Rudapaksa Sepupunya Sendiri, Korban Penyandang Disabilitas

Setelah itu, pelaku memasuki kamar kos korban untuk melancarkan aksinya.

Menanggapi hal ini, Jajaran Jatanras Polrestabes Makassar saat ini terus memburu pelaku perampokan tersebut.

Kanit Jatanras Polrestabes Makassar Iqbal, Minggu (6/6/2021) mengatakan, setelah pihaknya menerima laporan, timnya langsung melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku.

"Korbannya diancam dengan senjata tajam, juga sempat disetubuhi. Selanjutnya pelaku mengambil barang milik korban, berupa uang tunai, laptop, dan handphone," ujarnya.

Pelaku sempat terekam CCTV di TKP. Sehingga pihaknya sedang mempelajari CCTV.

Dan pihaknya mengaku ciri-ciri pelaku sudah diketahui dari rekaman CCTV tersebut, ditambah dengan keterangan saksi.

Baca juga: Bapak di Tuban Setubuhi Anak Kandung, Aksi Bejat Dilakukan 4 Kali dalam Sebulan, Ini Pengakuannya

Iqbal mengungkapkan, beberapa Polsek di Kota Makassar dalam satu bulan terakhir menerima laporan serupa, yaitu di wilayah Rappocini, Panakkukang, dan Tamalanrea.

"Kurang lebih ada lima laporan polisi dengan kasus yang sama dalam sebulan terakhir, seperti di Rappocini, Panakukang, dan Tamalanrea," ungkapnya.

"Jadi kami duga, pelaku merupakan orang yang sama, dan kerap meneror dengan aksinya melakukan perampokan dan menyetubuhi korbannya," ungkapnya.

Pihaknya pun menegaskan, bakal segera menangkap pelaku. Agar kejadian yang sama tidak terulang lagi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved