Breaking News:

Tolak Tes Swab di Pos Penyekatan Suramadu, Pria Bertubuh Gempal Ini Bentak Petugas, Videonya Viral

Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria membentak petugas di pos penyekatan viral di media sosial.

istimewa
Pria berkopyah marah-marah saat mau di swab test di gerbang Jembatan Suramadu. Videonya viral di media sosial. 

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria membentak petugas di pos penyekatan viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi di pintu gerbang sisi Surabaya, Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu).

Pengendara berjenis kelamin laki-laki itu terlibat adu mulut dengan sejumlah petugas.

Aksi marah-marah itu diduga karena ia tak mau menjalani tes swab antigen.

Petugas kemudian memberikan penjelasan kepada pria tersebut hingga akhirnya pria itu mengerti dan meminta maaf.

Berdasarkan video berdurasi tak lebih dari 31 detik itu, pria tersebut bertubuh gempal dan mengenakan setelan pakaian kaus warna hitam, dan bercelana jeans warna biru muda.

Selain itu, pria tersebut juga tampak memakai peci warna hitam dan memasang masker penutup hidung dan mulut. Namun tata cara pemasangannya, tampak diturunkan pada bagian dagu.

Baca juga: VIRAL Sopir Truk Hambat Jalan Rombongan TNI yang Angkut Alutsista, Malah Menantang: Tetep Saya Adu

Dari detik awal video tersebut, pria itu tampaknya meracau dan sesekali berkata dengan intonasi suara tinggi ke beberapa orang petugas yang mencoba berbicara dengannya.

Pada detik ke-26, tampak pria tersebut sempat jatuh terjerembab di aspal karena terlibat kemelut dengan seorang petugas.

Di duga, pria tersebut merupakan seorang pengendara yang diduga enggan menjalani tahapan screening kesehatan berupa swab test antigen yang digelar di pintu gerbang sisi Surabaya, Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) oleh jajaran petugas gabungan dari pihak Dinas Kesehatan, Polisi, TNI, BPBD, Satpol PP dan Linmas.

Halaman
123
Editor: Nanda Lusiana Saputri
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved