Breaking News:

Buntut Anjing Rabies Tewaskan Bocah di Medan, Lurah Bakal Vaksinasi Semua Hewan Peliharaan

Kasus tewasnya bocah berinisial MRA (10) di Medan, Sumatera Utara akibat digigit anjing berbuntut panjang. Pemilik bisa kena pidana.

Tribun Medan
Muhammad Reza Aulia (kanan) menunjukkan laporan polisi yang dilayangkan ke Polsek Medan Tuntungan. Reza meninggal diduga akibat rabies setelah digigit anjing milik tetangganya. 

Melansir dari TribunMedan.com, Wakasat Polrestabes Medan, AKP Langgak Putra Marpaung mengungkapkan, pemilik anjing yang menewaskan bocah 1o tahun bisa terancam dipenjarakan.

Hal itu bisa terjadi bila ditemukan adanya unsur kelalaian. Namun, kata Rafles, semua itu perlu penyelidikan yang mendalam.

Pasalnya, untuk bisa menetapkan seseorang bersalah atau tidak mesti memenuhi unsur dan bukti.

"Kalau misalnya ditemukan tindakan pidana, kemungkinan Pasalnya 359 karena kelalaiannya menyebabkan seseorang meninggal dunia."

Baca juga: 6 FAKTA Bocah 10 Tahun Tewas Digigit Anjing Tetangga, Kronologi hingga Pelaporan ke Polisi

"Atau Pasal 360 karena menyebabkan orang luka-luka, maupun Pasal 490 yaitu pemilik hewan yang tidak menjaga sehingga hewan tersebut menyerang orang lain," jelas Rafles, Rabu.

Sementara itu, berkaitan dengan proses penyelidikan, polisi sudah memeriksa tiga orang saksi, termasuk pemilik anjing dan orangtua korban.

"Anjing sudah kami amankan dan sedang dilakukan pemeriksaan, apakah anjing tersebut mengandung penyakit tertentu ataupun virus tertentu sehingga menyebabkan kematian manusia," ujar Rafles.

Kronologi kejadian

Mengutip dari TribunMedan.com, Kuasa Hukum keluarga, Oki Adriansyah mengatakan, anjing tersebut menyerang korban karena lepas saat pagar rumah pemilik anjing terbuka.

Anjing tersebut langsung keluar mengejar dan menggigit korban di bagian paha.

Halaman
123
Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved