Rabu, 27 Mei 2026

Tak Terima Divonis Covid, Keluarga Jemput Paksa Jenazah di RSUD Masohi

Keluarga pasien mengamuk dan menjemput secara paksa jenazah almarhum lantaran tidak terima dengan alasan pihak rumah sakit

Tayang:
Editor: Hendra Gunawan
Lukman Mukadar/Tribun Ambon
Sejumlah warga dari keluarga almarhum, menjemput paksa Jenazah pasien Covid-19 di RSUD Masohi, Selasa (27/7/2021). 

Warga, kata Abua, tak percaya almarhum positif Covid-19. Padahal, tim medis dari RSUD Masohi dan camat telah memberikan penjelasan.

Abua menambahan, pasien yang meninggal itu juga dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan tes usap dengan metode polymerase chain reaction (PCR).
.
Menurut Abua, warga mengambil jenazah di rumah sakit dengan cara mengelabui tim medis. Jenazah pun dibawa ke desanya untuk dimakamkan.

"Saya sudah perintahkan agar jenazah harus dimakamkan di TPU khusus di Masohi tapi termyata keluarga datang mengelabui petugas medis lalu membawa jenazah keluar rumah sakit," ungkapnya.

Abua menambahkan, pemakaman jenazah itu dilakukan keluarga tanpa protokol Covid-19.

"Pemakaman tidak dilakukan secara protokol Covid-19," ujarnya.

Menurutnya warga yang marah dan tidak terima dengan status almarhum kemudian memblokade jalan lintas Seram.

"Mereka mempertanyakan alasan mengapa korban bisa positif. Lalu setelah pulang mereka marah dan memblokade jalan," katanya. (Lukman Mukadar/Tribun Ambon/Rahmat Rahman Patty/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di TribunAmbon.com dengan judul Warga Jemput Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di RSUD Masohi - Maluku Tengah

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved