Breaking News:

Enam Anak di Bawah Umur Ini Dijual Munckari Dengan Tarif Mencengangkan di Sumsel

Seorang muncikari yang ditangkap di Palembang, Sumatera Selatan, masih berumur 20 tahun.

Shinta Dwi Anggraini/Tribun Sumsel
Polisi Polda Sumsel memeriksa DK, mucikari usia 20 tahun atas dugaan kasus prostitusi online menjajakan anak di bawah umur, Kamis (5/8/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG -- Seorang muncikari yang ditangkap di Palembang, Sumatera Selatan, masih berumur 20 tahun.

Sedangkan enam PSK yang ia jual pun umurnya jauh lebih muda darinya.

Subdit IV Reknata Ditreskrimum Polda Sumsel mengungkap jaringan prostitusi online di Palembang dan sekitarnya.

Meski masih terbilang muda, tetapi mucikari yang diketahui berinisial DK, sejauh ini diketahui sudah memiliki enam anak didik.

Baca juga: Kronologi Artis TA Jalani Prostitusi Online, Dimulai Tahun 2017, Patok Tarif hingga Rp 70 Juta

Mencengangkannya, enam anak didik DK ini, semuanya masih di bawah umur karena berusia kisaran umur 14 tahun hingga 17 tahun.

Ia sengaja menjajakan anak di bawah umur dengan tarif yang cukup fantastis untuk sekali kencan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribunsumsel.com , DK mematok tarif untuk sekali kencang dengan anak didiknya sebesar Rp.1 juta hingga Rp.1,7 juta.

Tarif yang ditawarkan tersebut, sesuai dengan umur anak didiknya yang makin muda usia maka makin tinggi tarif pesannya.

Baca juga: Fakta Prostitusi Online yang Libatkan Artis TA, Patok Tarif Rp 70 Juta hingga Alasan Jual Diri

Saat memesan, biasanya terlebih dahulu harus berhubungan dengan DK sebagai mucikarinya.

Di sini DK yang berperan mengatur tarif ke pelanggan.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved