Breaking News:

Masalah Sepele, Dua Anak Yatim Penghuni Panti Asuhan di Gresik Disiksa, Disabet Pakai Kabel Listrik

Dua orang anak yatim menjadi korban penyiksaan yang tak tahan tersebut kabur dari panti asuhan yang terdapat di wilayah Kecamatan Benjeng.

Willy Abraham/Surya
Kondisi 2 anak yatim di Gresik babak belur disabet kabel mulai betis hingga pelipis gara-gara masalah sepele. 

TRIBUNNEWS.COM, GRESIK - Kasus penganiayaan penghuni sebuah panti asuhan di Gresik, Jawa Timur, terungkap.

Dua orang anak yatim menjadi korban penyiksaan yang tak tahan tersebut kabur dari panti asuhan yang terdapat di wilayah Kecamatan Benjeng.

Dua bocah tersebut kabur dalam kondisi penuh luka.

Setelah berhasil kabur, mereka menceritakan luka yang dialaminya hasil dari penganiayaan seseorang menggunakan kabel listrik.

Baca juga: Orangtua Meninggal akibat Covid-19, 4 Anak di Kabupaten Bantul jadi Yatim Piatu

Dua anak yatim tersebut berinisial MFS dan DRS. Usia mereka masih belasan tahun.

Sekarang mereka bersama ibunya di kos di kawasan Kebomas, Gresik.

Kedua bocah itu mengalami luka di kaki bagian betis hingga paha.

Punggung mereka juga memar. Begitu juga di bagian pelipis.

Baca juga: Kisah Pilu Vino, Bocah 10 Tahun Jadi Yatim Piatu setelah Ayah dan Ibunya Meninggal karena Covid-19

Mereka menceritakan, luka-luka tersebut hasil dari penganiayaan yang dilakukan diduga anak pemilik panti asuhan berinisial M berusia kurang lebih 30 tahun.

Setelah diduga mendapatkan penganiayaan dari panti asuhan tersebut, kedua bocah itu berhasil kabur dari panti asuhan.

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved