Breaking News:

Inspektorat Tanggamus Lampung Minta Uang Dana Desa yang Ditilep 2 Oknum Dikembalikan

Jika itu tidak dilaksanakan maka perkaranya akan diserahkan ke aparat penegak hukum, apakah itu kepolisian atau kejaksaan.

ISTIMEWA
Ilustrasi Dana Desa 

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Inspektorat Tanggamus menerbitkan rekomendasi oknum kepala Pekon Kaur Gading, Kecamatan Pematang Sawa agar ganti rugi Rp 500 juta lebih.

"Rekomendasi kami terbitkan agar oknum kepala Pekon Kaur Gading mengembalikan kerugian Dana Desa yang wajib diserahkan ke kas pekon," ujar Gustam mewakili Inspektur Ernalia, Rabu (11/8/2021).

Rekomendasi tersebut merupakan bentuk pembinaan dari pemerintah daerah ke aparat pekon atas pengelolaan Dana Desa.

Dasarnya Undang-undang Desa dalam pemanfaatan Dana Desa. 

Gustam mengaku rekomendasi itu wajib dilaksanakan oleh dua oknum yang paling bertanggungjawab.

Baca juga: Cabuli Keponakan, Oknum Kadus di Lampung Ditangkap, Beraksi Selama 6 Tahun dan Ancam Korban

Pertama oknum kepala pekon definitif untuk Dana Desa tahun 2015 sampai 2018. Lalu oknum Penjabat (Pj) Kepala Pekon untuk 2019.

Keduanya wajib mengganti uang negara paling lama 60 hari atau dua bulan.

Jika itu tidak dilaksanakan maka perkaranya akan diserahkan ke aparat penegak hukum, apakah itu kepolisian atau kejaksaan. 

Dan tahapan itu bukan lagi masa pembinaan. Melainkan telah masuk proses hukum. Dan upaya pengembalian uang negara sudah tidak bisa lagi. Oknum yang bertanggungjawab jawab tinggal hadapi proses pidana.

Namun jika kerugian uang negara dikembalikan ke kas pekon maka perkara pembinaan dari Inspektorat selesai. Dan perkara tidak diserahkan ke aparat penegak hukum.

Baca juga: Masih Minim, Bimbel yang Punya Spesialisasi Bimbing Siswa Masuk Sekolah Kedinasan

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved