Minggu, 31 Mei 2026

Seorang Pria di Semarang Tewas Setelah Jatuh Dari Sepeda yang Ia Tunggangi

Ariadhi Hendra Juwana (76) warga Pringgading, Jagalan, Semarang Tengah, mengembuskan nafas terakhir setelah terjatuh

Tayang:
Editor: Hendra Gunawan
Polrestabes Semarang
Ariadhi Hendra Juwana (76) warga Pringgading, Jagalan, Semarang Tengah, meninggal dunia saat bersepeda di Jalan Kartini, Karang Tempel, Semarang Timur, Rabu (18/8/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Seorang pria berusia sepuh meninggal dunia saat bersepeda di di Jalan Kartini, Karang Tempel, Semarang Timur, Rabu (18/8/2021) sekira pukul 06.30 WIB.

Ariadhi Hendra Juwana (76) warga Pringgading, Jagalan, Semarang Tengah, mengembuskan nafas terakhir setelah terjatuh dari sepeda yang a tunggangi.

Korban meninggal ketika naik sepeda gunung sendirian mengenakan pakaian kaus biru, topi biru dan celana pendek hijau.

Saksi mata Slamet Supriyatin (48) mengatakan, korban sebenarnya sudah jatuh sebanyak dua kali sebelum akhirnya meninggal dunia.

Baca juga: 2 Warga Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan di Belakang Kantor Kecamatan Ciledug

Korban jatuh pertama kali di jalan Nias Raya, Karang Tempel, saat itu ia sempat menolong korban.

"Saya tawari istirahat dulu sekaligus mau antarkan bapak tersebut ke rumahnya namun menolak dan memilih mengayuh sepeda," terangnya.

Ia mengatakan, setelah menolak tawaran tersebut, korban lalu melanjutkan perjalanannya dengan gowes sepeda.

Baca juga: Duel Dua Emak-emak di Muara Enim, Istri Sah Tikam Pelakor Hingga Tewas Berlumur Darah

Ia yang mengaku kasihan dengan korban lantaran kondisi sudah tua dan lemah memilih mengikutinya secara diam-diam.

Ia ketika berinisiatif mengikuti korban tersebut mengajak seorang rekannya.

Ia takut di jalan korban mengalami hal yang tak diinginkan.

"Kami lalu menolong korban dengan mengangkat tubuhnya dari tengah jalan ke pinggir jalan. Kami cek nadinya sudah tidak ada," ujarnya.

Baca juga: POPULER Regional: PSK Tewas di Tangan Teman Kencan | Heboh Mobil Goyang di Sumenep

Warga kemudian memanggil ambulance Hebat Kota Semarang.

Selepas diperiksa korban memang sudah meninggal dunia.

Polsek Semarang Timur juga mendatangi lokasi kejadian yang kemudian menghubungi pihak keluarga korban.

Anak korban telah mendatangi lokasi selanjutnya menyatakan kejadian tersebut sebagai musibah yang dinyatakan dalam surat pernyataan.

Mayat korban selanjutnya langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. (Iwan Arifianto)

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Mbah Ariadhi 2 Kali Jatuh dari Sepeda Sebelum Meninggal, Cerita Saksi Mata yang Diam-diam Mengikuti

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved