Berhubungan Intim Dengan Bocah, Warga Bireuen Ini Divonis 5 Tahun Penjara dan Cambuk 100 Kali

Terpidana cambuk 100 kali untuk kasus jarimah zina berinisial Zul bin Bas (29), warga salah satu gampong di Kecamatan Samalanga

Editor: Hendra Gunawan
Serambinews.com/Hendri
Ilustrasi: Terpidana pelanggar syariat Islam menjalani eksekusi cambuk di Taman Sari (Taman Bustanulssalatin) Banda Aceh, Kamis (28/1/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, BIREUEN - Kejaksaan Negeri Bireuen Aceh menggelar hukuman cambuk bagi seorang terpidana jarimah zina dan dua terpidana kasus maisir kembali digelar di halaman Masjid Agung Sulthan Jeumpa Bireuen, Jumat (20/8/2021).

Petugas cambuk atau algojo disiapkan Kejari Bireuen untuk mencambuk tiga orang yang satu di antaranya, yakni terpidana jarimah zina dicambuk 100 kali, sehingga algojo pun harus bergantian dua orang saat eksekusi.

Terpidana cambuk 100 kali untuk kasus jarimah zina berinisial Zul bin Bas (29), warga salah satu gampong di Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen.

Baca juga: Jalin Hubungan Asmara Terlarang, Janda Aceh Ini Terancam Dicambuk 145 Kali hingga Dipecat dari ASN

Sebelum prosesi cambuk terhadap tiga terpidana ini dimulai, tim eksekutor Kejari Bireuen, Runi Yasir membacakan terhukum jarimah maisir atas nama Raz alias Ra bin A Wahab (45).

Warga Gampong Blang, Kecamatan Jeunieb ini menjalani hukuman cambuk dimuka umum 20 kali dan dikurangi masa penahanan, sehingga ia dicambuk 19 kali.

Setelah itu, Fad bin A Bakar (36), warga Gampong Dayah Blang Raluee, Kecamatan Jeunieb terbukti melakukan jarimah maisir dihukum cambuk sembilan kali dan dikurangi masa tahanan telah dijalani.

Maka hanya dicambuk tujuh kali.

Baca juga: Dicambuk 100 Kali karena Berzina, Wanita di Lhokseumawe Aceh Pingsan

Terakhir, terhukum jarimah zina terhadap anak di bawah umur berinisial Zul bin Bas (29), warga salah satu gampong di Kecamatan Samalanga, Bireuen, dihukum cambuk 100 kali.

Selain itu, juga mendapat hukuman tambahan lima tahun kurungan penjara.

Khusus untuk terpidana zina ini, Kejari Bireuen menyiapkan dua algojo.

Dengan menggunakan rotan khusus yang disiapkan, algojo pertama mencambuk 50 kali.

Kemudian digantikan algojo lainnya mencambuk 50 kali lagi.

Baca juga: Kisah Cinta PNS dan Honorer Kebersihan di Aceh Tamiang, Digerebek Hingga Jalani Hukuman Cambuk

Pria tersebut terlihat tegar dan usai dicambuk langsung dibawa ke mobil khusus.

Terpidana Zul bin Bas, setelah menerima hukuman cambuk juga mendapatkan hukuman tambahan lima tahun penjara.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved