Breaking News:

Virus Corona

Gelar Pentas Wayang Kulit saat PPKM, Anggota DPRD Kabupaten Tulungagung Berurusan dengan Polisi

Kasus pagelaran wayang kulit saat PPKM Level 4 di rumah anggota DPRD Kabupaten Tulungagung masuk ranah hukum, proses penyelidikan Polres Tulungagung.

Istimewa
Petugas gabungan saat membubarkan pertunjukan wayang kulit di rumah Basroni, anggota DPRD kabupaten Tulungagung. 

TRIBUNNEWS.COM, TULUNGAGUNG - Anggota DPRD Kabupaten Tulungagung, Basroni kini harus berhadapan dengan penyidik Polres Tulungagung.

Ini merupakan buntut dari pagelaran wayang kulit saat PPKM Level 4 di rumahnya Desa Kedungcangkring, Kecamatan Pagerwojo, 21 Agustus 2021 malam.

Acara ini dalam rangka adat syukur leluhur suran agung.

Pertunjukan di masa PPKM Level 4 ini tanpa izin dan menimbulkan kerumunan besar.

Baca juga: Polisi Tangkap 3 Pemalsu Surat Swab Antigen Palsu di Banyuwangi, Satu Surat Dijual Rp 100 Ribu 

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung lalu membubarkan acara ini

Terkini kasus tersebut masuk ranah hukum, Kapolres Tulungagung AKBP Subiakto sudah turun tangan.

Berikut sejumlah fakta yang dirangkum Tribunnews.com :

Kasus Pagelaran Wayang Kulit Ditangani Satreskrim Polres Tulungagung

Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto, menegaskan kasus hukum ini saat ini ditangani Satreskrim.

“Sekarang sedang berproses hukum. Mekanisme yang kami lakukan sesuai dengan peraturan Kapolri,” terang Handono, Rabu (1/9/2021).

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved