Breaking News:

Ibu dan Anak Tewas di Mobil

Jadi Saksi Kasus Kematian Ibu dan Adiknya, Yoris Tak Lagi Mengurus Yayasan Sekolah di Subang

sejak jadi saksi kasus kematian ibu dan adiknya, Yoris tak lagi jadi pengurus di yayasan

Editor: Erik S
Tribun Jabar
Yoris, anak tertua Yosef dan Almarhum Tuti Suhartini 

TRIBUNNEWS.COM, SUBANG- Yoris kini tidak lagi mengurus yayasan Sekolah Bina Prestasi Nasional, di Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Yoris tak lagi aktif sejak menjadi saksi kematian ibu dan adiknya, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Subang, Jawa Barat.

Selain Yoris, kedua korban kasus Subang, Tuti dan Amalia juga menjabat sebagai Bendahara dan Sekretaris Yayasan.

Adapun jabatan Yosef diungkap Yoris sebagai pengawas dari yayasan tersebut.

Kini, sejak Tuti dan Amalia menjadi korban tragis itu, pengelolaan yayasan pun sempat terhenti.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang: Hasil Autopsi Ulang Sudah Ada, Polisi Fokus Cari Tersangka

Terlebih, yayasan pun turut disoroti dalam kasus perampasan nyawa Tuti dan Amalia itu.

Sejak persitiwa perampasan nyawa ibu dan adiknya itu diselidiki, ternyata Yoris kini vakum dari yayasan tersebut.

Hal ini diungkap Yoris dalam wawancara dikutip Tribunjabar.id dari tayangan tvOneNews, (6/10/2021).

Polisi berpakaian biasa mendatangi lokasi kejadian perampasan nyawa ibu dan anak di Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Minggu (3/10/2021).
Polisi berpakaian biasa mendatangi lokasi kejadian perampasan nyawa ibu dan anak di Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Minggu (3/10/2021). (Dwiki Maulana Vellayati/Tribun Jabar)

Diakui Yoris kini dirinya tak lagi terjun langsung dalam mengelola yayasan tersebut.

Ia pun mengungkapkan tak tahu nasib yayasan ke depannya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved