Minggu, 12 April 2026

Bukit di Godean-Seyegan Ternyata Puluhan Juta Tahun, Merupakan Gunung Api Purba

Perbukitan di Goden dan Seyegan mengalami pelapukan sangat lanjut menjadi tanah lempung dan saat ini sebagian tertutup vegetasi lebat

Penulis: Setya Krisna Sumarga
Editor: Eko Sutriyanto
TRIBUNJOGJA.COM | Setya Krisna Sumarga
Gugusan perbukitan di Godean yang merupakan formasi batuan Gunung Api purba 

Ditambang tanah urug dan batuannya, dan bekas lahan tambangnya akan dijadikan perumahan modern.

Sedangkan di bagian selatan perbukitan Godean tuf dijumpai di Gunung Wungkal (koordinat 07°44'44,6” LS - 110°16'48,8” BT) dan bukit + 153 m (koordinat 07 44'54,1” LS - 110 16'44,4” BT), Dusun Mloyorejo dan Jomboran, Desa Sidorejo, Kecamatan Godean.

Breksi pumis sangat didominasi butiran pumis berbentuk menyudut, berukuran kerikil atau lapili sehingga secara genesis merupakan batuan piroklastika yang dinamakan batulapili pumis.

Pada umumnya breksi pumis ini sudah lapuk berwarna putih, kuning coklat, dan yang sudah lapuk lanjut menjadi tanah berwarna coklat kemerahan.

Di Dusun Pendekan sebelah barat, breksi pumis bagian bawah nampak masif, dengan tebal keseluruhan lebih kurang 20 m.

Kadang-kadang di dalam breksi pumis dijumpai fragmen litik, berukuran butir rata rata 1 – 3 cm, maksimum 10 cm, berbentuk sangat menyudut seperti ditemukan di Dusun Pendekan pada koordinat 07° 44'31,4” LS - 110° 17'02,5” BT.

Fragmen litik itu berkomposisi andesit, berwarna abu-abu gelap, bertekstur gelas, afanit sampai porfiri halus, dan berstruktur pejal hingga berlubang halus.

Pada bagian atas breksi pumis berselang-seling dengan tuf, dengan tebal perlapisan beragam antara 5 – 30 cm.

Tuf terdiri atas tuf kasar (batupasir tuf) dan tuf halus berwarna merah ungu sedang yang agak lapuk berwarna merah coklat.

Pada lereng timur Gunung Gede tuf membentuk batuan atap (roof pendant) di atas batuan terobosan, dan sebagian masuk sebagai xenolit.

Di kaki timur Gunung Gede tuf kasar merah coklat yang diterobos oleh batuan beku menimbulkan efek panggang pada kontaknya, berwarna hitam dan bersusunan silika juga.

Dari fakta-fakta geologis itu, Sutikno Bronton dkk menyimpulkan, batuan gunung api purba Godean terdiri atas batuan piroklastika yang diterobos oleh batuan beku terobosan.

Batuan piroklastika terdiri atas batulapili pumis, tuf kasar dan tuf halus, yang sebagian sudah terubah utamanya menjadi tuf tersilika dan argilik.

Batuan terobosan diduga membeku di dalam dapur magma atau kantong magma dari Gunung api purba Godean, sehingga dinamakan batuan terobosan semi gunung api.

Berdasarkan penampakan fisik di lapangan diperkirakan paling tidak ada tiga tahap penerobosan. Batuan terobosan tertua keadaannya sudah terubah kuat dan menempati deretan Gunung Gede.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved