Breaking News:

Sempat Tak Dikenali, Korban Angkot Ditabrak Kereta Api di Jalan Sekip Medan Merupakan Warga Belawan

Mayat korban telah dibawa pihak keluarga pada Senin (6/12/2021) malam dan korban diambil langsung oleh istri dan keluarga

Editor: Eko Sutriyanto
net
Ilustrasi mayat 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Muhammad Fadli Taradifa

TRIBUNNEWS.COM,MEDAN - Sempat tak dikenali karena tak bawa identitas, mayat Mr X korban angkot ditabrak kereta api di Jalan Sekip, Kecamatan Medan Barat akhirnya terungkap.

Jenazah Mr X itu ternyata Zikri Stanzah (39) warga Jalan Cimahi Barat, Gang VI, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan.

Mayat korban telah dibawa pihak keluarga pada Senin (6/12/2021) malam.

Korban diambil langsung oleh istri dan keluarga. 

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa | Editor: Array A Argus
zoom-inlihat fotoJenazah Mr X Korban Angkot Ditabrak Kereta Api Jalan Sekip Ternyata Warga Belawan
HO
Satu lagi korban angkot ditabrak kereta api yang belum teridentifikasi. Bagi siapa yang mengenal, silakan lapor ke Sat Lantas Polrestabes Medan.(HO)
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa | Editor: Array A Argus zoom-inlihat fotoJenazah Mr X Korban Angkot Ditabrak Kereta Api Jalan Sekip Ternyata Warga Belawan HO Satu lagi korban angkot ditabrak kereta api yang belum teridentifikasi. Bagi siapa yang mengenal, silakan lapor ke Sat Lantas Polrestabes Medan.(HO) ()

Penyerahan jenazah turut disaksikan Sekcam Medan Labuhan, Khairun Nasir, abang kandung dari istri almarhum, Pelda Ipul bertugas di Kodim 02/01 Medan, Kanit Gakkum AKP Prio Achmad P, dan perwakilan Jasa Raharja Cabang Medan Asman. 

Kepada awak media, AKP Prio Achmad mengatakan bahwa yang bersangkutan sudah dibawa keluarga.

"Jenazah sudah diserahkan kepada keluarga," ujarnya, Selasa (7/12/2021).

Baca juga: Siswa SPN Polda Jambi Meninggal Setelah Bus yang Ditumpanginya Tertabrak Truk Pengangkut Kayu

Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko mengatakan sopir angkot 123 Wampu Mini bernama Harto Manalu sudah dijadikan tersangka, atas tewasnya empat penumpang digilas kereta api.

Dalam kasus ini, Harto Manalu dijerat Pasal 310 dan 311 UU 22 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved