Selasa, 14 April 2026

Ibu Hamil yang Hendak Melahirkan Ditandu Warga Pakai Bambu dan Sarung Lewati Perbukitan di Kuningan

Seorang ibu hamil yang hendak melahirkan ditandu warga menyusuri jalan tanah berjarak lima kilometer di Kuningan, Jawa Barat.

Editor: Adi Suhendi
Istimewa/ Tribunjabar
Tangkapan layar video ibu hamil di Kuningan ditandu warga menuju puskesmas 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai

TRIBUNNEWS.COM, KUNINGAN - Seorang ibu hamil yang hendak melahirkan ditandu warga menyusuri jalan tanah berjarak lima kilometer.

Ibu hamil tersebut terpaksa harus dibawa ke rumah sakit dari tempat tinggalnya karena harus mendapat perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

Video warga menandu ibu hamil tersebut pun tersebar di media sosial.

Peristiwa terjadi di Blok Pugag, Dusun Kujang Sari, Desa Kutawaringin, Kecamatan Subang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rabu (7/12/2021).

Bidan Desa Kutawaringin, Siti Ismaya membenarkan peristiwa tersebut.

Ia menceritakan, dirinya mendapat laporan dari warga bahwa di Blok Pugag, terdapat ibu hamil yang sudah merasa mulas seperti pada umumnya hendak melahirkan.

Baca juga: Warga Kuningan Jadi Korban Begal: Sempat Duel Satu Lawan Tiga, Korban Selamat Karena Teriak

"Kejadian itu hari Rabu, ada warga lapor dan menjemput saya ke Blok Pugag. Saat sampai dirumah ibu hamil tadi, saya lakukan pemeriksaan sebagai pertolongan pertama pada layaknya saja," kata Bidan Ismaya saat dihubungi melalui sambungan seluler, Minggu (12/12/2021).

Usai melakukan perawatan dengan melalui pengecekan kesehatan terhadap ibu hamil tadi, bidan desa mengaku kesulitan melakukan proses persalinan karena kendala peralatan dan tenaga medis yang tidak memadai.

Ia akhirnya berinisiatif meminta kepada keluarga ibu hamil dan warga sekitar untuk melarikan ibu hamil itu ke rumah sakit yang memiliki fasilitas lengkap.

"Usai dilakukan pengecekan medis pada ibu hamil, sebab masa persalinan masih beberapa hari dari rasa mules tadi. Kami akhirnya lakukan rujuk ke Rumah Sakit Wijaya. Alasan tadi diberikan itu karena sudah melalui oberservasi," katanya.

Baca juga: Izin Pergi ke Bengkel, Guru di Kuningan Malah Jambret Rekan Seprofesinya

Sebelum dibawa ke Rumah Sakit Wijaya di Kuningan, kata Ismaya mengklaim bahwa ibu bareng keluarga itu diberikan perawatan medis di Puskesmas Subang.

"Ya sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Wijaya. Ibu hamil sempat bermalam diberikan Poned di Puskes setempat," katanya.

Terlepas dengan kondisi kesehatan ibu hamil tadi, Ismaya menuturkan proses evakuasi dilakukan secara manual yang dibantu warga setempat.

"Untuk evakuasi ibu hamil tadi dibawa pakai tandu yang dibuat warga. Bentuk tandunya itu dari bambu yang disesuaikan dengan kebutuhan dan pakai sarung hingga tiga lapis," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved