Senin, 1 Juni 2026

Jadi Tersangka, Pelaku yang Tikam Begal hingga Tewas Tidak Ditahan

Polisi tidak menahan DI (21), tersangka membunuh pria terduga begal yang merampas barang miliknya

Tayang:
Editor: Erik S
google
Ilustrasi Polisi tidak menahan DI (21), tersangka membunuh pria terduga begal yang merampas barang miliknya. 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Polisi tidak menahan DI (21), tersangka membunuh pria terduga begal yang merampas barang miliknya.

DI adalah warga Desa Sei Glugur, Kecamatan Pancur Batu, Medan, Sumatera Utara.

Polisi memiliki beberapa alat bukti yang cukup seperti pisau yang digunakan, handphone pelaku begal yang diambil oleh DI saat RZ tewas dan pengakuannya.

Direktur Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja menerangkan, saat menikam terduga begal RZ (20) tidak dalam keadaan terdesak.

Baca juga: UPDATE Kasus Korban Begal Jadi Tersangka, Dedi Tak Ditahan, 3 Terduga Begal Lainnya Diburu Polisi

Saat itu, usai keempat begal yang berhasil merampas handphonenya langsung mencoba melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Namun, saat itu DI melakukan perlawanan dengan menarik RZ yang sudah berada di atas sepeda motor berboncengan dengan kawannya dan menikam bagian pinggang RZ.

Setelah itu DI juga menghujam bagian dada RZ sebanyak tiga kali hingga menyebabkan terduga begal itu tewas.

Baca juga: Kapolrestabes Medan Sebut Usai Bunuh Pria yang akan Membegalnya, Dedi Melarikan Diri ke Riau

Sementara itu tiga teman RZ yang membegal DI melarikan diri.

Tatan menjelaskan saat kejadian DI telah mempersiapkan sebuah senjata tajam yang disimpan di sakunya.

Ia mengaku membawa sajam untuk menjaga diri lantaran khawatir melintas di Jalan Sei Beras Sekata karena rawan aksi kejahatan.

Polisi mengatakan DI memiliki keahlian bela diri silat sehingga berani melakukan perlawanan.

Baca juga: Dalam Kurun Waktu 1 Bulan, 11 Begal Sadis yang Kerap Beraksi dengan Senjata Api Ditangkap

"Jadi si pelaku begal itu melarikan diri, karena dia duduk di bagian belakang ditarik tersangka kemudian ditusuk pinggang sebelah kanan terjatuh kemudian sempat berdiri, kemudian ditikam 3 kali ke arah dada. Untuk mempersiapkan diri atau menjaga diri karena beliau melintasi daerah yang mungkin dianggap rawan," kata Direktur Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Sabtu (1/12/2022).

Saat ini polisi masih memburu tiga terduga begal lainnya yang masih melarikan diri.

Polisi menyebut sudah mengantongi identitas para pelaku begal yang merampas handphone milik DI.

Polisi meminta agar ketiga pelaku tersebut menyerahkan diri.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved