Senin, 1 September 2025

Tragedi Berdarah di Kediri, Pria Bacok 10 Orang, 4 di Antaranya Tewas, Ini Ceritanya

Tragedi berdarah terjadi di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (7/3/2022).

(SURYAMALANG.COM/Farid Mukarrom)
Suasana pasca pembunuhan di Desa Pojok Kecamatan Wates Kabupaten Kediri Jawa Timur, Senin (7/3/2022) 

TRIBUNNEWS.COM - Tragedi berdarah terjadi di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Sepuluh orang warga menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh Rianto (35).

Pelaku tiba-tiba mengamuk menggunakan parang pada Senin (7/3/2022).

Akibat kejadian itu, tiga orang tewas di tempat kejadian perkara dan satu meninggal di rumah sakit.

Sementara itu, enam orang lainnya mengalami luka-luka.

Baca juga: Pria di Kediri Aniaya 10 Orang, Ada 4 Korban Tewas, Diduga Depresi karena Dipecat dari Pekerjaannya

Detik-detik Tragedi Berdarah

Mengutip Tribun Jatim, insiden itu terjadi sekira pukul 12.30 WIB.

Nurkholis, Ketua RT setempat sempat dikejar oleh pelaku saat peristiwa itu terjadi.

Awalnya, Nurkholis mendengar ada keributan di rumah orangtua pelaku.

Lalu, ia bersama tetangga mendatangi lokasi keributan dan melihat sudah ada aksi pembacokan.

Tetangga sempat berusaha melerai aksi pelaku, namun yang terjadi malah mereka mendapat sabetan celurit.

Pun termasuk dirinya yang sempat berlarian menyelamatkan diri dari amukan pelaku.

"Kejadiannya cepat, paling tidak sampai lima belas menit," kata Nurkholis.

Pelak mengamuk dan mengayunkan parang ke orang-orang yang ia temui.

Baca juga: Ketua RT di Kediri Ini Terpaksa Lari Menyelamatkan Diri dari Amukan Pembacok

Baca juga: Pembacokan di Kediri Menewaskan 4 Orang, Korban Tewas Merupakan Adik dan Tetangga Pelaku

Salah satu korban adalah seorang nenek yang sedang makan pecel di depan rumah.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan