Kodam I/Bukit Barisan Jelaskan Kehadiran Polisi Militer Saat Massa OKP Bakar Kafe di Binjai

Donald menyebut kehadiran Polisi Militer bukan mengawal massa OKP membakar hiburan malam itu.

Editor: Erik S
TRIBUN MEDAN/HO
Mobil loreng OKP dan polisi militer terekam kamera berada di lokasi kafe yang dibakar.  

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Kodam I/Bukit Barisan akhirnya buka suara, terkait kemunculan video yang memperlihatkan adanya mobil berlogo Polisi Militer di tengah kerumunan massa organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) yang bakar Cafe Duku Indah dan Champion.

Menurut Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Donald Erickson Silitonga, bahwa benar Polisi Militer ada datang ke Cafe Duku Indah saat massa OKP loreng biru hitam hijau melakukan pembakaran.

Namun, Donald menyebut kehadiran Polisi Militer bukan mengawal massa OKP membakar hiburan malam itu.

"Fakta yang terjadi sebenarnya, keberadaan petugas Pomad di lapangan dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat," kata Donald, Rabu (13/4/2022).

 Dia mengatakan, begitu menerima laporan adanya aksi massa yang melakukan pembakaran kafe, anggota Polisi Militer datang ke lokasi. 

Baca juga: Ketua Ranting Pemuda Pancasila di Medan Jadi Korban Penganiayaan: Diduga Perselisihan OKP

"Bahwa ada terjadi kerusuhan yang diduga dilakukan oknum prajurit TNI dalam bentuk tindakan polisionil mendatangi TKP," tambahnya. 

Namun, tidak dijelaskan lebih lanjut, oknum prajurit TNI mana yang diduga terlibat dalam kerusuhan di Cafe Duku Indah.

Donald cuma mengatakan, bahwa seseorang yang mengunggah video tentang kemunculan mobil berlogo Polisi Militer di media sosial sudah minta maaf.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat mobil berlogo Polisi Militer beriringan dengan massa penyerang Cafe Duku Indah.

Di dalam video juga terlihat ada mobil loreng OKP yang menuju ke lokasi.

Baca juga: Mahasiswa di Medan Akan Gelar Unjuk Rasa di DPRD Sumut: Sampaikan 13 Tuntutan

Informasi berkembang, bahwa anggota Polisi Militer yang mengendarai mobil dinas adalah Serda BP dan Peltu HP.

Peltu HP menjabat sebagai Danunit I UP3M Subdenpom I/5-2 Binjai.

Sementara Serda HP adalah anggota dari Peltu HP di Unit I UP3M Subdenpom I/5-2 Binjai.

Informasi yang beredar, bahwa kedua prajurit Polisi Militer ini datang memastikan apakah ada anggota TNI AD yang terlibat dalam kerusuhan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved