Bekasi Termasuk Kabupaten dengan Angka Kemiskinan Ekstrem Tertinggi, Begini Kata Sekda
Kabupaten Bekasi menjadi Prioritas Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2022.
Editor:
Erik S
TRIBUNNEWS.COM, CIKARANG- Kabupaten Bekasi menjadi satu dari 17 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat yang menjadi Prioritas Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2022.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi Dedi Supriyadi mengungkapkan, data kemiskinan ekstrem secara keseluruhan provinsi Jawa Barat menurun dibandingkan tahun kemarin.
Hanya saja ada sedikit peningkatan di beberapa kota dan kabupaten.
"Tentunya ini harus kita verifikasi dan validasi lagi data-datanya, khususnya di Kabupaten Bekasi, kita sudah memberikan arahan kepada dinas-dinas terkait, untuk dicek bersama Badan Pusat Statistik (BPS), baik itu masalah kemiskinan ekstrim maupun stunting," kata Sekda Dedy Supriyadi saat dikonfirmasi, Sabtu (16/4/2022).
Baca juga: Satroni Minimarket, Maling di Bekasi Ambil Uang Dalam Kasir, Maling di Depok Incar Susu Bayi
Selain itu, Dedy menyebutkan, pihaknya akan melakukan intervensi terhadap program pemerintah agar dapat berjalan secara optimal.
"Ya, kami bersama dinas terkait dan BPS, akan melakukan intervensi program terhadap data kemiskinan ekstrim yang ada di Kabupaten Bekasi agar angkanya semakin menurun," terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi, Jaoharul Alam menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan BPS Jawa Barat sebagai upaya penyediaan data terintegrasi yang berkaitan dengan permasalahan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bekasi.
"Sesuai arahan dari Sekda Kabupaten Bekasi, Diskominfosantik akan berkordinasi dengan BPS terkait penyediaan data yang berkaitan dengan masalah kemiskinan ekstrem ini," kata Jaoharul.
Baca juga: Jadwal Imsak di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Jumat 15 April 2022
Data tersebut, kata Jouharul Alam, akan menjadi rujukan bagi dinas-dinas terkait menindaklanjuti melalui kebijakan program di masing-masing dinas untuk mengatasi permasalahan kemiskinan ekstrem.
"Jadi dari data tersebut, tindak lanjutnya tetap ada di dinas terkait. Misalnya, peningkatan derajat kesehatan maka ranahnya ada di Dinas Kesehatan atau yang berkaitan langsung dengan masalah tersebut, seperti Dinas Sosial dan dinas lainnya," ujarnya. (abs)
Penulis: Rangga Baskoro
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Kabupaten Bekasi Masuk Daftar Wilayah di Jawa Barat dengan Angka Kemiskinan Ekstrem Tertinggi