Tim Resmob Polda Sulsel Amankan Muncikari yang PSKnya Merupakan Oknum Selebgram di Makassar

Dalam praktik perdagangan manusia itu, Ijas dan Cempreng mematok tarif Rp 2 juta untuk sekali kencan dengan DN

Editor: Eko Sutriyanto
brianzeiger.com
Ilustrasi - Tim Resmob Polda Sulsel yang dipimpin Kompol Dharma Negara mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam aktivitas prostitusi online atau perdagangan manusia di salah satu hotel Jalan Sultan Hasanuddin Makassar. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Muslimin Emba

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR -  Tim Resmob Polda Sulsel yang dipimpin Kompol Dharma Negara mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam aktivitas prostitusi online atau perdagangan manusia di salah satu hotel Jalan Sultan Hasanuddin Makassar.

Dua diantaranya pelaku, pria inisial IS alias Ijas (25) dan perempuan berinisial F alias Cempreng (32) merupakan mucikari.

Juga dua perempuan lainnya, DN (23) dan PI (20) adalah korban yang dijadikan mucikari sebagai pelayan pria hidung belang.

Kompol Dharma mengatakan, pengungkapan kasus berawal saat polisi melakukan Operasi Pekat Lipu 2022.

Dalam operasi itu, Tim Resmob berhasil mengidentifikasi keberadaan Ijas yang tengah menjajakan DN ke pria hidung belang.

Baca juga: Pengakuan Muncikari Bisa Sekap & Eksploitasi ABG di Jakarta Barat: Belikan Baju, Janjikan Gaji Besar

"Ijas berperan memfasilitasi perempuan DN untuk bertemu dengan calon pelanggannya dengan menghubungi perempuan alias Cempreng," kata Kompol Dharma kepada tribun, Minggu (13/11/2022) siang.

Dalam praktik perdagangan manusia itu, Ijas dan Cempreng mematok tarif Rp 2 juta untuk sekali kencan dengan DN.

Ijas dan Cempreng pun menunggu tamu atau pria hidung belang di salah satu hotel di Jl Sultan Hasanuddin.

Namun, sebelum tamu itu tiba, ketiganya keburu ditangkap personel Tim Resmob Polda Sulsel

"Kemudian anggota Sat Resmob langsung bergegas ketempat yang dimaksud dan berhasil mengamankan Ijas, F alias Cempreng dan DN," ujar Dharma.

"Pelaku dan saksi atau korban beserta barang bukti diamankan ke posko Sat Resmob guna penyelidikan lebih lanjut," sambungnya.

Hasil interogasi Ijas dan Cempreng, kata Kompol Dharma, keduanya mengakui perbuatannya sebagai seorang mucikari.

"Ijas menerima calon pelanggannya menggunakan aplikasi WhatsApp dengan mematok tarif sebesar Rp 2 Juta.

Ijas menerangkan bahwa dia menelepon Cempreng untuk mempertemukan calon pelanggannya kepada perempuan DN," bebernya.

Kloase foto-foto pengungkapan kasus perdagangan manusia oleh Resmob Polda Sulsel
Kloase foto-foto pengungkapan kasus perdagangan manusia oleh Resmob Polda Sulsel (DOK PRIBADI)

Kompol Dharma menjelaskan, sebelumnya Ijas juga telah memasarkan perempuan PI ke pria hidung belang.

Bahkan, beberapa kali Ijas melakukan perdagangan manusia itu dengan melibatkan oknum selebriti Instagram.

"Lelaki Ijas sudah beberapa kali melakukan Tindak Pidana Perdagangan Orang yang melibatkan selebgram-selebgram Makassar," tuturnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Polisi Bongkar Jaringan Prostitusi Online di Makassar, Mucikari Akui Ada Selebgram

Sumber: Tribun Timur
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved