Gempa Berpusat di Cianjur

Pasien Korban Gempa Cianjur yang Dirawat di RSUD Cimacan Tersisa 5 Orang

Ia mengatakan kelima pasien tersebut belum dipulangkan lantaran kondisi kesehatannya belum membaik

Penulis: Fersianus Waku
Editor: Eko Sutriyanto
/Alex Suban
Petugas dari Kementerian PUPR melandaikan lereng Tebing Palalangon di dekat lokasi longsor Warung Sate Shinta, Jalan Raya Cipanas-Puncak, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, Minggu (27/11/2022). Hal ini dilakukan karena lereng yang bakal dilandaikan masih cukup tegak sehingga rawan terjadi longsor susulan. TribunnewsDepok.com/Alex Suban 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku

TRIBUNNEWS.COM, CIANJUR - Total pasien korban gempa bumi Cianjur yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) saat ini hanya tersisa 5 orang.

"Yang sampai hari ini (tersisa) 5 orang yang belum dipulangkan (masih dirawat)," kata seorang tenaga kesehatan (Nakes) di RSUD Cimacan, Senin (27/11/2022).

Ia mengatakan kelima pasien tersebut belum dipulangkan lantaran kondisi kesehatannya belum membaik.

Adapun, kata dia, rata-rata pasien tersebut mengalami luka ringan, sedang, dan penyakit pascabencana gempa.

"Sakitnya rata-rata ada luka sedang, ringan, sama ada penyakit pascabencana. Kemarin itu ada yang infeksi saluran pernapasan," ujarnya.

Baca juga: Tim SAR Gabungan Berupaya Terus Cari 9 Korban Gempa Cianjur yang Belum Ditemukan

Ia menjelaskan sejak hari kejadian hingga saat ini total ada 19 pasien korban gempa Cianjur yang meninggal di RSUD Cimacan.

Sementara untuk pasien yang dirawat, ia mengungkapkan hingga saat ini ada 357 orang.

"Total yang dirawat (sejak saat gempa bumi) ada 357 orang," ungkap dia.

Namun, saat ini hanya tersisa ada lima pasien yang sedang dilakukan perawatan di ruang rawat.

"Semua sudah ada di dalam ruangan," ucap dia.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved