Helikopter Polri Jatuh di Belitung

Jenazah Aiptu Joko Mudo Berada di RSUD Belitung Timur, Usai Proses Otoposi Baru Diterbangkan ke Jawa

Secara keseluruhan pelaksanaan operasi SAR Gabungan pada hari keempat hingga pukul 16.30 WIB belum membuahkan hasil terkait nasib pilot Helikopter

Editor: Eko Sutriyanto
Pos Belitung/Disa Aryandi
Evakuasi Korban jatuh Helikopter NBO-106/P-1103 beridentitas Aipda Joko Mudo, Rabu (30/11/2022) dini hari di pelabuhan ASDP Manggar 

Laporan Wartawan Pos Belitung Disa Aryandi

TRIBUNNEWS.COM, BELITUNG - Hingga tadi malam, jenazah Aipda Joko Mudo merupakan korban ketiga yang ditemukan pada operasi SAR Gabungan pencarian Helikopter NBO 105 nomor register P-1103 yang jatuh diperairan Belitung Timur berada di RSUD Muhammad Zein Belitung Timur.

Jenazah belum Joko Mudo belum bisa dipastikan diterbangkan ke Jakarta mengingat proses otopsi belum selesai dilakukan.

"Kami masih melakukan autopsi dan administrasi untuk pengiriman.

Kalau itu sudah selesai secepatnya akan kami kirim ke Jakarta (Jenazah Aipda Joko Mudo)," kata Ketua Pelaksana SAR Helikopter NBO-105/P-1103, Kombes Pol Drs Hendrawan kepada wartawan, Rabu (30/11/2022).

Secara keseluruhan untuk pelaksanaan operasi SAR Gabungan pada hari keempat hingga pukul 16.30 WIB belum membuahkan hasil terkait jasad pilot Helikopter yaitu AKP Arif Rahman Saleh.

Baca juga: Kendala Cuaca Halangi Pencarian Helikopter NBO-105/P-1103 yang Jatuh

Ada dua kemungkinan untuk keberadaan jenazah tersebut.

Asumsinya bisa berada di dalam helikopter dan bisa lagi sudah berada di luar helikopter namun belum ditemukan oleh Tim SAR.

"Asumsi kami sementara seperti itu dari berbagai analisa.

Kalau misalnya masih berada di dalam helikopter, pilot ini dalam posisi masih mengenakan seatbel, tapi ini masih kami amati dan analisa," bebernya.

Tiga Kru Helikopter Ditemukan Gunakan Pelampung

Tiga Kru Helikopter NBO-105/P-1103 yakni Bripda Khoirul Anam, Briptu Muhammad Lasminto dan Aipda Joko Mudo ditemukan dalam kondisi menggunakan pelampung kuning di leher.

 Pelampung ini saat ditemukan ada yang masih terisi angin khusus untuk korban Bripda Khoirul Anam dan Briptu Muhammad Lasminto.

Sedangkan korban Aipda Joko Mudo ditemukan dalam kondisi pelampung sudah tidak terisi angin.

"Kalau untuk pelampung itu suatu kewajiban bagi kru helikopter jika melakukan penerbangan melintas laut. Itu sudah SOP-nya," kata Ketua Pelaksana SAR Helikopter NBO-105/P-1103, Kombes Pol Drs Hendrawan.

Artikel ini telah tayang di PosBelitung.co dengan judul Pengiriman Jenazah Aipda Joko Mudo ke Jakarta Tunggu Autopsi Selesai, Masih di RSUD Beltim

Sumber: Pos Belitung
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved