Gempa Berpusat di Cianjur

Update Gempa Cianjur: 384 Kali Gempa Susulan, 8 Warga Belum Ditemukan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat ada 384 kali gempa susulan di Cianjur

Editor: Erik S
Tribun Jabar/Adi Ramadhan
Satu jenazah korban gempa Cianjur kembali ditemukan tim Basarnas, Sabtu (3/12/2022) pagi. Delapan warga di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, hingga kini belum ditemukan. 

TRIBUNNEWS.COM, CIANJUR -  Delapan warga di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, hingga kini belum ditemukan.

Kedelapan warga tersebut diduga masih tertimbun longsor akibat gempa Cianjur pada 21 November 2022.

Baca juga: TNI-Polri Bersama PSMTI Berikan Trauma Healing kepada Anak-Anak Korban Gempa Cianjur

Korban meninggal akibat gempa Cianjur itu hingga kini tercatat 334 orang dan 8 belum ditemukan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur Cecep Alamsyah mengatakan, upaya pencarian yang dilakulan terhadap delapan orang korban hilang belum membuahkan hasil.

"Korban jiwa hari ini masih tetap, yaitu sebanyak 334 meninggal dunia, sedangkan korban luka berat 593 orang, dan 49 di antaranya masih dalam perawatan," ucapnya kepada wartawan di Pendopo Cianjur.

Hingga saat ini, kata dia, tercatat ada sebanyak 494 titik pengungsian, 375 di antaranya merupakan pengungsian terpusat dan 119 mandiri.

"Berdasarkan data yang dihimpun sementara, 494 titik pengungsian tersebut dihuni oleh 41.166 kepala keluarga (KK) dengan jumlah jiwa mencapai 114.683 orang, terdiri atas 54.781 laki-laki, 59.902 perempuan, 147 disabilitas, 1.640 ibu hamil, dan 7.453 lansia," ucapnya.

Selain itu, ia menyebutkan, tercatat sebanyak 37.830 rumah rusak, terdiri dari 8.151 rusak berat, 11.210 rusak sedang, dan 18.469 rusak ringan.

Baca juga: Pemkab Cianjur Usul Perpanjangan Masa Pencarian Korban Gempa Cianjur Hingga 3 Hari ke Depan

"Hingga saat ini petugas di lapangan masih melakukan pendataan terhadap rumah warga yang terdampak di 16 kecamatan di Cianjur," katanya.

Sudah 384 Gempa Susulan

Sampai Minggu (4/12/2022), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat ada 384 kali gempa susulan.

Kepala BMKG Jabar, Teguh Rahayu, menyebutkan, setelah terjadinya gempa bumi magnitudo 5.6, tercatat telah ada 384 kali gempa susulan.

"Dari sejumlah gempa susulan tersebut magnitudo terbesar mencapai 4.2, dan terkecil 1.0," katanya kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di Pendopo Cianjur, Minggu (4/12/2022).

Baca juga: Pemkab Cianjur Usul Perpanjangan Masa Pencarian Korban Gempa Cianjur Hingga 3 Hari ke Depan

Pada Minggu (4/12/2022), lanjut dia, tercatat telah ada empat kali gempa bumi susulan, dua di antaranya dirasakan.

"Dua yang dirasakan itu terjadi pada pukul 05.00 dengan magnitudo 4.2 dan pukul 09.25 WIB magnitudo 2.2," katanya.

Selain itu, kata dia, BMKG akan melakukan survei lahan untuk dijadikan tempat relokasi yang diajukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur.

"Kami besok pagi (hari ini) akan melakukan survei, seperti yang diminta dari Dinas Perkimtan, yaitu di Kecamatan Mande," ucapnya.(Laporan Kontributor Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi)

Penulis: Fauzi Noviandi

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Update Gempa Cianjur, Masih Ada 8 Orang yang Belum Ditemukan, Korban Meninggal Jadi 334 Jiwa

Sumber: Tribun Jabar
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved