Kamis, 9 April 2026

Ibu di Surabaya Bunuh Bayinya yang Baru Lahir 2 Hari

MDN diketahui telah memiliki tiga orang anak, dengan suaminya asal Jombang

Editor: Erik S
net
(Ilustrasi) Bayi laki-laki berusia 2 hari dibunuh dan dibuang ibunya di Jalan Menanggal V, Gayungan, Surabaya, pekan lalu. 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA- Bayi laki-laki berusia 2 hari dibunuh dan dibuang ibunya di Jalan Menanggal V, Gayungan, Surabaya, Jawa Timur, pekan lalu.

Ibu anak tersebut diketahui MDN (33) warga Bengkulu.

Baca juga: Fakta Sopir Bunuh Majikan di Sunter: Sakit Hati karena Sering Disalahkan, Ingin Kuasai Harta Korban

MDN diketahui telah memiliki tiga orang anak, dengan suaminya asal Jombang, Jatim, yang menikahinya secara siri.

MDN diketahui telah bercerai dengan suami sahnya yang pertama di Bengkulu, tempat asal kelahirannya.

Kapolsek Gayungan Polrestabes Surabaya Kompol Suhartono mengatakan, tersangka melahirkan bayinya itu seorang diri, di dalam kamar mandi dalam kosannya, sekitar pukul 21.30 WIB Kamis (8/12/2022).

Setelah membersihkan bayinya. Tersangka sempat memberikan asupan susu asi di dalam kamar tidur di dalam kosannya.

Tak lama kemudian, tersangka membekap hidung dan mulut bayi yang baru saja beberapa menit lalu dilahirkannya, menggunakan tangan kanannya.

Hingga akhirnya sang jabang bayi yang tubuhnya masih berwarna merah itu, tak bergerak atau tewas.

Baca juga: Sambil Menangis, Ferdy Sambo Perintahkan Richard Eliezer Bunuh Brigadir J Karena Kurang Ajar

"Suaminya enggak tahu (istri melahirkan). Karena pulang malam. Ngaku kepada suaminya yng melihat darah; mengaku kalau pendarahan aja," katanya di Mapolsek Gayungan, Jumat (16/12/2022).

Guna menghilangkan jejak dan keberadaan jasad bayinya itu. Suhartono menerangkan, tersangka memasukkan tubuh sang bayi ke dalam wadah tas jinjing warna merah.

Lalu meletakkan tas tersebut ke dalam keranjang tempat biasa dirinya meletakkan pakaian. Dan menutupinya dengan tumpuka pakaian.

Setelah itu dia menyimpan jasad bayinya sendiri. Tersangka akhirnya membuang jasad bayinya itu ke sebuah warung makan Jalan Menanggal V, Gayungan, Surabaya, pada Sabtu (10/12/2022) pagi.

Baca juga: Respon Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astana Anyar, Yudo Margono Bakal Perkuat Program Deradikalisasi

Berdasarkan perhitungan jarak menggunakan fitur penunjuk lokasi maps situs Google. Jarak kosan tersangka dengan lokasi warung tempat dirinya membuang jasad tersebut, sekitar 500 meter, atau dengan waktu tempuh dua menit berkendara motor.

Tersangka, lanjut Suhartono, menuju lokasi tersebut untuk membuang jasad bayinya yang terbungkus buntalan kain dalam kantung kresek putih itu, mengendarai sepeda angin berwarna hitam miliknya.

"Mayat dibuang sendiri naik sepeda ontel (sabtu)," jelasnya.

Sumber: Kompas TV
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved