Minggu, 31 Agustus 2025

Banjir di Manado

BREAKING NEWS: Longsor di Mapanget Manado, 2 Korban Tewas, 2 Lainnya Masih dalam Pencarian

Bencana tanah longsor yang terjadi di pemukiman Kelurahan Kairagi Weru, Kecamatan Mapanget, Manado mengakibatkan 2 korban meninggal dunia.

Editor: Dewi Agustina
Tribunmanado/Arthur Rompis
Bencana tanah longsor yang terjadi di pemukiman yang bersebelahan dengan kompleks TNI Angkatan Laut di Kelurahan Kairagi Weru, Kecamatan Mapanget, Manado, Provinsi Sulut, Jumat (27/1/2023) mengakibatkan 2 korban meninggal dunia. Sementara dua korban lainnya hingga saat ini masih dalam pencarian. 

TRIBUNNEWS.COM, MANADO - Bencana tanah longsor yang terjadi di pemukiman yang bersebelahan dengan kompleks TNI Angkatan Laut di Kelurahan Kairagi Weru, Kecamatan Mapanget, Manado, Provinsi Sulut, Jumat (27/1/2023) mengakibatkan 2 korban meninggal dunia.

Sementara dua korban lainnya hingga saat ini masih dalam pencarian.

Saat dikonfirmasi, Kabag Ops Polresta Manado Kompol Tommy Aruan mengatakan, dua korban longsor ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

"Dua lagi masih dalam pencarian," kata Kompol Tommy Aruan.

Baca juga: Basarnas Sebut 8 Wilayah di Manado Terendam Banjir, Ini Daftarnya

Selain itu, ada tiga orang lainnya yang dirawat di rumah sakit.

Upaya evakuasi dilakukan oleh TNI Angkatan Laut beserta polisi dan TNI.

"Kami juga tengah berkoordinasi untuk mendatangkan alat berat," kata dia.

Kompol Tommy Aruan mengatakan, tiga rumah dilaporkan rusak. Dua milik warga, satu milik Angkatan Laut.

Pantauan Tribunmanado.co.id, aparat TNI dan Polri serta warga tengah berupaya melakukan evakuasi.

8 Lokasi Terendam Banjir

Hujan deras yang melanda Manado, Sulawesi Utara, sejak Jumat (27/1/2023) subuh mengakibatkan delapan lokasi terendam banjir.

"Bailang, Mahawu, Dendengan Dalam, Kubur Cina Paal 2, belakang Pasar Segar Paal 2, Kairagi, Ternate Tanjung, Sumompo," kata Humas Basarnas Manado Feri Ariyanto.

Menurut Feri, pihaknya sudah menerjunkan personel mengevakuasi warga yang terjebak banjir di lokasi-lokasi tersebut.

"Sebanyak 35 personel yang diturunkan, dan 3 perahu karet," jelas Feri.

Berdasarkan data satelit dan radar cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado pukul 09.50 Wita, terpantau masih terdapat awan Cumulunimbus (awan hujan) menutupi wilayah Manado, Minahasa, Minahasa Tenggara, Minahasa Selatan, Bolmong, Tomohon dan Minahasa Utara serta potensi angin kencang yang dapat terjadi di seluruh wilayah Sulut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan