Sabtu, 30 Agustus 2025

Mayat Dalam Koper di Tenjo

Asmara Sesama Jenis di Balik Mutilasi Mayat Dalam Koper di Bogor, Cinta Bersemi Setelah Pesan Ojek

Cerita cinta sesama jenis berujung mutilasi. Jasad korban dibuang di semak-semak dan sungai di wilayah Bogor.

Penulis: Adi Suhendi
Tribunnewsbogor.com/ Muamarrudin Irfani
Penemuan mayat dalam koper korban mutilasi di Tenjo, Bogor, Rabu (15/3/2023) dan Pelaku pembunuhan disertai mutilasi berinisal DA di Polres Bogor. Pembunuhan disertai mutilasi tersebut dipicu cinta sesama jenis. 

Hingga akhirnya, Selasa (14/3/2023) malam, keduanya terlibat perseteruan.

Pemicunya lantaran pelaku DA menolak menuruti permintaan R melakukan hand job.

Pelaku mutilasi mayat dalam koper di wilayah Tenjo, Kabupaten Bogor ditangkap polisi, Sabtu (18/3/2023).
Pelaku mutilasi mayat dalam koper di wilayah Tenjo, Kabupaten Bogor ditangkap polisi, Sabtu (18/3/2023). (TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani)

"Tersangka bertengkar karena diminta melakukan handjob oleh si korban," katanya.

Emosi, DA lantas menusuk leher R menggunakan pisau.

Setelah dipastikan tewas, lantas tersangka memotong tubuh korban menjadi beberapa bagian menggunakan mesin gerinda setelah upaya pelaku memotong tubuh korban menggunakan pisau kecil tak berhasil.

"Pelaku keluar untuk mencari alat pemotong lain, dan mendapatkan gerinda di sebuah toko," kata Iman.

Baca juga: Bukan di Bogor, Pelaku Mutilasi Mayat Dalam Koper Merah Ditangkap Dalam Pelariannya di Yogyakarta

Setelah berhasil melakukan mutilasi, potongan tubuh dan tangan korban kemudian dimasukkan ke dalam koper merah.

Koper itu lantas dibuang di Tenjo, Kabupaten Bogor.

Sementara bagian kepala dan kakinya dimasukkan ke plastik hitam kemudian dibuang di Sungai Cimanceuri, Tangerang.

Setelah membuang jasad korban, pelaku lantas melarikan diri ke wilayah Yogyakarta.

Hingga kini polisi masih mencari potongan kaki dan kepala korban.

"Kami masih melakukan pencarian terhadap potongan tubuh korban," katanya.

Menurut Iman Imanuddin, tersangka DA memang sengaja memotong tubuh korban menjadi beberapa bagian.

"Khawatir cara menghilangkannya karena cukup besar (badan korban), kemudian dimasukkan ke dalam koper tidak muat, dipotong," kata Iman.

Potongan Kaki Kiri Korban Ditemukan

Halaman
1234
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan