Senin, 1 September 2025

Status WA Terakhir Aipda Paimbonan Dibuat 1 Jam Sebelum Ditemukan Tewas, Unggah Foto Keluarganya

Aipda Paimbonan sempat mengunggah status WA sesaat sebelum ditemukan tewas dengan luka di kepala.

Facebook PPI Kab. Musi Rawas/via TribunSumsel.com
Anggota Propam Polres Musi Rawas, Aipda Paimbonan, ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala pada Kamis (15/6/2023). Satu jam sebelum ditemukan tewas, Aipda Paimbonan sempat mengunggah status WhatsApp (kanan). 

TRIBUNNEWS.com - Personel Propam Polres Musi Rawas, Sumatra Selatan, Aipda Paimbonan, ditemukan tewas di dalam mobil yang terparkir di kawasan Bundaran Heliped Pasar Induk Agropolitan Center Muara Beliti di Kecamatan Muara Beliti, Kamis (15/6/2023) sekitar pukul 11.00 WIB.

Satu jam sebelum ditemukan tewas, Aipda Paimbonan sempat mengunggah status di WhatsApp.

Status itu berupa foto Aipda Paimbonan dan keluarganya.

"Ingat dan memikirkan kalian yang buat hidup ini menjadi bermakna," bunyi status WhatsApp Aipda Paimbonan, dikutip dari TribunSumsel.com.

Diketahui, jasad Aipda Paimbonan ditemukan dengan kondisi ada luka tembak di bagian kepala.

Meski belum diketahui penyebab pasti Aipda Paimbonan tewas, polisi telah mengamankan satu senjata api (senpi).

Baca juga: Sosok Aipda Paimbonan, Kanit Paminal Polres Musi Rawas yang Ditemukan Tewas di Dalam Mobil

Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Agus Halimudin, mengungkapkan senpi tersebut merupakan milik Aipda Paimbonan.

Begitu juga mobil yang menjadi tempat di mana Aipda Paimbonan ditemukan tewas, adalah mobil pribadi.

"Ada luka di bagian kepala sebelah kanan, dan senjata organik yang diamankan itu memang milik dia," ungkap Agus, Jumat (16/6/2023).

"Kalau untuk mobilnya itu mobil pribadi, bukan mobil dinas ya," imbuhnya.

Hingga saat ini, Agus menuturkan pihaknya masih belum bisa memastikan apakah Aipda Paimbonan tewas karena bunuh diri.

Pihaknya bersama Polres Musi Rawas masih melakukan penyelidikan.

"Saat ini, baik dari anggota Polda Sumsel dan anggota Polres, masih berada di lapangan dan masih melakukan penyelidikan."

"Sehingga, belum dapat disimpulkan," ucapnya.

Sebagai informasi, tim itu merupakan tim gabungan yang dibentuk atas perintah Kapolda Sumsel, Irjen A Rachmad Wibowo.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan