Seminggu Keluar RS, Mata Zaharman Guru yang Diketapel Orangtua Siswa Masih Bengkak dan Berair
Update terkini kondisi Zaharman, guru yang diketapel orangtua siswa usai seminggu keluar dari RS, mata masih bengkak dan berair hingga mengeluh pusing
Penulis:
Theresia Felisiani
Hal itu dikarenakan sang suami mengalami trauma berat pascakejadian tersebut
"Kita masih berharap bisa disetujui, untuk lokasi pindahnya bisa di mana saja," jelas Erma.

Sementara itu, Kepsek Tuharlan Effendi mengaku mendukung keputusan dari sang guru.
Sekolah tidak bisa memaksanakan sang guru untuk tetap mengajar di sana.
Ia berharap sang guru ini bisa mendapatkan tempat mengajar baru yang nyaman dan aman.
"Apapun keputusannya kita dukung, kita juga berharap beliau bisa mendapatkan tempat yang nyaman dan aman," ungkap kepsek.
Zaharman Berharap Ada Donor Mata
Keluarga Zaharman (58) guru dikatepel orang tua siswa sangat berharap adanya pendonor yang mau menyumbangkan mata.
Sebelumnya, keluarga sempat menantang tersangka untuk menjadi pendonor mata guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Diketahui, mata kanan Zaharman mengalami buta permanen akibat hancur diketapel orang tua siswa.
Mubdi, anak Zaharman sangat berharap ada orang baik yang bersedia menjadi pendonor mata bagi sang ayah.
"Kalau ada yang orang baik yang mau donor mata kami sangat menerima," ujarnya saat diwawancarai Tribunsumsel,com, Selasa (8/8/2023).
Anak Tantang Pelaku Jadi Pendonor
Beberapa hari sebelumnya, Mubdi sempat menantang tersangka untuk menjadi pendonor mata bagi ayahnya.
Tantangan itu dilontarkan Mubdi sebagai ungkapan amarah sebab ayahnya harus mengalami cacat permanen di usia senja.
Ditambah lagi mata kiri Zaharman lebih dulu mengalami katarak sehingga makin menganggu penglihatan guru SMA di Rejang Lebong, Bengkulu tersebut.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.