Sabtu, 30 Agustus 2025

Sosok Briptu SA, Oknum Polisi Diduga Lecehkan Tahanan Wanita, Beraksi saat Korban Sedang Tidur

Seorang anggota polisi diduga melecehkan tahanan wanita di Mapolda Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku melancarkan aksinya saat korban sedang tidur.

Editor: Nuryanti
Ist, net
Ilustrasi polisi (kiri) dan ilustrasi korban asusila (kanan). - Seorang anggota polisi diduga melecehkan tahanan wanita di Mapolda Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku melancarkan aksinya saat korban sedang tidur. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang anggota polisi diduga melecehkan tahanan wanita di Mapolda Sulawesi Selatan (Sulsel).

Adapun identitas oknum polisi tersebut yakni Briptu SA, sedangkan korbannya, FM.

Pelecehan seksual yang dilakukan Briptu SA itu terjadi pada akhir Juli 2023 lalu.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana membenarkan terkait kejadian tersebut.

Komang mengatakan, oknum polisi tersebut kini menjalani pemeriksaan intensif oleh Bid Propam Polda Sulsel.

"Iya anggota itu lagi diperiksa di Propam, cuma kita belum bisa jelaskan. Saya tadi tanya Propam katanya masih diproses," ujar Komang saat dikonfirmasi, Selasa (15/8/2023), dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Tahanan Wanita di Polda Sulsel Jadi Korban Pelecehan Oknum Polisi, Diduga Pelaku sedang Mabuk

Lantas seperti apa sosok Briptu SA?

Briptu SA diketahui bertugas di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Sulsel.

Saat kejadian, ia sedang bertugas piket jaga di lantai 2 gedung Dit Tahti Polda Sulsel.

Pelecehan yang dilakukan Briptu SA bermula saat ia masuk ke dalam ruang tahanan wanita.

Ia pun melihat korban berinisial FM, tahanan yang terjerat kasus tindak pidana penyalahgunaan narkoba.

Briptu SA kemudian berbaring di belakang korban yang sedang tidur.

Selanjutnya, oknum polisi itu memegang korban dan memaksanya agar menuruti nafsu bejatnya.

HE, pacar korban menjelaskan, kejadian itu terjadi pada dini hari menjelang subuh.

"Korban dalam keadaan tidur di dalam sel, kemudian datang ini oknum (Briptu SA) memeluk dari belakang," ujar HE kepada Tribun-Timur.com, Selasa.

Menurut HE, ketika kejadian, Briptu SA diduga dalam kondisi terpengaruh minuman keras.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana saat dimintai keterangan oleh awak media di ruang kerjanya belum lama ini.

Briptu SA, kata HE, juga sempat berbisik kepada FM agar masuk ke toilet.

"Tapi korban menolak saat dibisiki untuk masuk ke WC (toilet)," terangnya.

Aksi tak senonoh itu kemudian dilaporkan ke Propam Polda Sulsel.

Sementara itu, Komang menyebut, kasus ini sedang diselidiki oleh Propam Polda Sulsel.

"Progres kasusnya sementara ditangani oleh Propam Polda Sulsel, masih dalam tahap penyelidikan," jelasnya.

Kemudian terkait pengaruh minuman keras, Komang mengaku masih melakukan pengecekan.

"(Pengaruh miras) masih kita cek," kata dia.

Ia menambahkan, pihak Propam Polda Sulsel akan tegas memberikan sanksi jika hal tersebut terbukti terjadi.

"Jelas pasti ditindak tegas. Kapolda tidak main-main, pasti tindak tegas anggota yang melanggar," tegasnya, dilansir Kompas.com.

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, Tribun-Timur.com/Muslimin Emba, Kompas.com/Reza Rifaldi)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan