Jumat, 29 Agustus 2025

Kisah Bocah SD di Konawe Dituduh Mencuri Uang hingga Kepalanya Dijitak Orangtua Murid

Bocah SD di Konawe lapor polisi karena dituduh mencuri dan kepalanya dijitak orangtua murid, kini langsung jalani visum

Ist
Kolase foto ilustrasi anak SD dan seorang anak SD Negeri di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) inisial AF dijitak kepalanua oleh orangtua murid karena dituduh mencuri. Bocah SD di Konawe lapor polisi karena dituduh mencuri dan kepalanya dijitak orangtua murid, kini langsung jalani visum 

TRIBUNNEWS.COM, KONAWE - Bocah SD di Konawe lapor polisi karena kepalanya dijitak orangtua murid.

Untuk melengkapi laporan polisinya, bocah SD inisial AF langsung menjalani visum.

Sementara itu orangtua murid yang diduga lakukan kekerasan fisik terhadap AF berinisial B.

B adalah ayah dari bocah SD inisial R, yang menuduh AF mengambil uangnya.

Diketahui bahwa R tidak terima karena uangnya diambil oleh AF melapor kepada B.

Kemudian B datang ke sekolah, memanggil AF untuk keluar dari kelas, lalu menjitaknya.

Anak SD di Konawe Sultra Dituduh Mencuri hingga Kepala Dijitak, Korban Lapor Polisi

Pelajar SD di Kabupaten Konawe menjadi korban kekerasan orang tua murid.

Akibat kejadian tersebut korban berinisial AF kemudian melaporkan hal itu Polres Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) Kamis (20/9/2023).

Kasi Humas Polres Konawe Bripka Sapri membenarkan pihaknya menerima laporan dari seorang siswa SD berinisial AF.

AF mengaku menjadi korban kekerasaan orang tua murid berinisial B saat sedang mengikuti pelajaran di sekolah.

Baca juga: Nasib Tragis Ibu di Konawe Selatan, Kerap Dianiaya Anak, Berujung Dibunuh karena Tak Siapkan Makan

Berdasarkan keterangan AF kepada pihak kepolisian, peristiwa tersebut bermula ketika AF dituduh mencuri uang milik temannya berinisia R.

Padahal menurut AF, ia tidak pernah mencuri uang milik R tersebut.

Setelah itu R kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada bapaknya berinisial B.

"Setelah mendengar laporan ini, orang tua R yang bernama B datang ke sekolah dan langsung memanggil AF.

"B kemudian diduga melakukan penganiayaan dengan menjitak kepala dan menyentil telinga kanan AF sebanyak satu kali," jelas Bripka Sapri.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sultra
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan