Sekeluarga Bunuh Diri di Malang
3 Korban Bunuh Diri di Pakis Malang Berada di RSSA, Tunggu dapat Izin Keluarga Lakukan Otopsi
W sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat namun akhirnya mengehembuskan nafasnya di rumah sakit
Sebelum mendapati ayah, ibu dan kembarannya meninggal dunia, K mengatakan sekitar pukul 03.00 WIB, W menghampiri R untuk pindah tidur dengannya dan ibunya di kamar yang berbeda.
Setelah itu K melanjutkan tidurnya.
Kemudian, K terbangun karena ia merasa kesiangan untuk menjalankan salat subuh.
"Kemudian bangun subuh, K merasa kok kesiangan nggak kayak biasanya.
Setelah itu K menggedor kamar nggak bisa, akhirnya keluar minta tolong ke tetangga," tukasnya. (Surya/Cak Sur)
Disclaimer:
Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.
Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa. (Lu'lu'ul Isnainiyah)
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Satu Keluarga Tewas di Pakis Malang, Polisi Tunggu Persetujuan Keluarga untuk Lakukan Autopsi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/satu-keluarga-akhiri-hidup-di-kabupaten-malang_20231212_151230.jpg)