Selasa, 26 Mei 2026

Sakit Hati Jadi Alasan Pria di Maros Bunuh Ayah dan Anak di Ruko

Kapolres Maros, AKBP Awaluddin Amin mengatakan, Black tega menghabisi korban lantaran sakit hati.

Tayang:
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL HIDAYAH
Ruko tempat ayah dan anak tewas mengenaskan tepatnya di Lingkungan Sanggalea, Kelurahan Taroada, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Rabu (6/12/2023). 

TRIBUNNEWS.COM - Inilah kabar terbaru soal kasus pembunuhan ayah dan anak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Dua korban tersebut bernama Makmur (53) dan Abdillah Makmur (27).

Bos roti dan anaknya tersebut meninggal dunia dalam kondisi bersimbah darah di dalam rukonya, Rabu (6/12/2023).

Empat hari setelah meninggalnya Makmur dan anaknya, polisi berhasil mengangkap pelaku pembunuhan.

Pelaku berinisial A alias Black (20).

Mengutip Tribun-Timur.com, Kapolres Maros, AKBP Awaluddin Amin mengatakan, Black tega menghabisi korban lantaran sakit hati.

Meski telah mengetahui motif awalnya, pihak kepolisian tetap akan mendalami keterangan dari Black.

Baca juga: Ini Tampang Black, Pemuda di Maros Sulsel yang Bunuh Bos Roti dan Anaknya Karena Sakit Hati

"(Motifnya) Sakit hati berujung pembunuhan sadis. Tapi tetap kita masih pendalaman terkait motif itu," ujar AKBP Awaluddin.

Makmur dan anaknya dihabisi karena pelaku sering diejek oleh keduanya.

Black sendiri merupakan buruh harian di belakang ruko korban.

Black ditangkap pada Sabtu (9/12/2023) malam beserta dengan barang bukti.

"Kami juga sudah mengamankan barang bukti dari pelaku," tambahnya.

Cerita Keluarga Korban

Pembunuhan tersebut terjadi pada Rabu (6/12/2023) sekitar pukul 04.30 Wita.

Salah satu anak korban, Uswatul Hasanah, sempat melihat ayahnya diserang oleh orang tak dikenal.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved