Kamis, 4 Juni 2026

OTT KPK di Maluku Utara

Sekda Provinsi Maluku Utara Mengaku Tidak Tahu Keberadaan Gubernur

Ditanya kebenaran kabar Gubernur dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diperiksa KPK, Samsuddin juga mengaku belum tahu

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
Istimewa
Ilustrasi OTT KPK - Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A Kadir tidak membantah kantor Gubernur Maluku Utara di Sofifi disegel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (18/12/2023). Selain kantor Gubernur Maluku Utara, KPK juga menyegel beberapa kantor organisasi perangkat daerah. 

"Barusan ada informasi dari staf yang membenarkan ada giat di Maluku Utara," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat dikonfirmasi Tribunnews, Senin (18/12/2023) malam.

Kendati membenarkan, Alex belum membeberkan identitas para pihak yang dibekuk dalam OTT tersebut.

Ruangan Gubernur Maluku Utara dan Ruangan Kadikbud Maluku Utara di Sofifi disegel KPK, Senin (18/12/2023). Wakil Ketua KPK Alexander Marwata membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) di Maluku Utara, Senin, 18 Desember 2023.
Ruangan Gubernur Maluku Utara dan Ruangan Kadikbud Maluku Utara di Sofifi disegel KPK, Senin (18/12/2023). Wakil Ketua KPK Alexander Marwata membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) di Maluku Utara, Senin, 18 Desember 2023. (Istimewa)

Alex juga belum mengungkap konstruksi perkara dan barang bukti yang disita.

Hal ini lantaran para pihak yang ditangkap masih menjalani pemeriksaan intensif.

"Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan," kata dia.

Artikel ini telah tayang di TribunTernate.com dengan judul Ini Kata Sekda Soal OTT KPK di Maluku Utara, Penyegelan Kantor Gubernur dan Sejumlah OPD

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved