Senin, 20 April 2026

Motif Seorang Suami di Kota Malang Mutilasi Istri 

Dari hasil penyelidikan sementara, permasalahan rumah tangga menjadi motif tersangka tega menghabisi nyawa korban.

Editor: Hasanudin Aco
net
Ilustrasi mayat korban pembunuhan. 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - James Loodewyk Tomatala (61) alias JM tega membunuh dan memutilasi istrinya yang berinisial NMS (55).

JM melakukan tindakan keji itu di rumahnya yang terletak di Jalan Serayu, Nomor 6 RT 2 RW 4 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur. 

Ketua RT setempat, Slamet Afandi membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Iya benar ada pembunuhan, tetapi kronologi lengkapnya tidak tahu, karena pagi tadi saya sedang keluar olahraga di Rampal. Saya dapat informasinya dari laporan warga," ujarnya kepada TribunJatim.com, Minggu (31/12/2023).

Dari keterangan warganya, pelaku keluar dari rumah sekitar pukul 08.45 WIB dan menuju ke Polsek Blimbing untuk menyerahkan diri.

Baca juga: Populer Regional: Pembunuhan Berantai di Wonogiri - Suami Mutilasi Istri di Kota Malang

Setelah sebelumnya, menghabisi nyawa istrinya lalu jenazahnya dimutilasi.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto juga membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Jadi, pada hari Minggu (31/12/2023) ini di Jalan Serayu, kami menangani adanya TKP dugaan Pasal 340 KUHP yang dilakukan tersangka JM kepada istrinya atas nama Made," jelasnya.

Dirinya juga menambahkan, bahwa pelaku telah menyerahkan diri ke Polsek Blimbing.

"Tersangka menyerahkan diri ke Polsek Blimbing sekitar pukul 08.00 WIB. Tersangka mengakui perbuatannya. Setelah ini kami lakukan pemeriksaan terhadap tersangka termasuk pemeriksaan kejiawaan tersangka," ungkapnya.

"Beberapa barang yang diduga digunakan tersangka untuk kekerasan dan memotong tubuh korban, telah kami amankan dari TKP. Yaitu, kantong plastik yang diduga disiapkan tersangka untuk membuang potongan tubuh korban serta pisau maupun golok," tandasnya.

Sosok Pelaku

JM selama ini dikenal memiliki sifat temperamental dan tertutup dengan tetangga.

"Pelaku ini orangnya keras dan sering bertengkar dengan korban. Selain itu,
juga jarang bersosialisasi dan berinteraksi dengan tetangga maupun lingkungan sekitar," ujar Ketua RT setempat, Slamet Afandi kepada TribunJatim.com, Minggu (31/12/2023).

Pelaku dan korban ini telah dikaruniai dua anak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved