Jumat, 29 Mei 2026

Oknum Polisi di Kendari Tembak Teman Wanita: Beredar Video Terduga Pelaku yang Mengaku Iseng

Penembakan terjadi di sebuah rumah di Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sultra.

Tayang:
Editor: Erik S

TRIBUNNEWS.COM, KENDARI- Bripda RAT, oknum polisi di Sulawesi Tenggara (Sultra) menembak teman wanitanya, berinisial IAM alias Irsa.

Peristiwa penembakan terjadi di dalam kamar, saat Bripda RAT dan IAM tengah berduaan, pada Kamis (01/02/2024) dinihari.

Penembakan terjadi di sebuah rumah di Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sultra.

Baca juga: Amankan 2 Oknum Polisi Diduga Terlibat Kasus Pemerasan, Petugas Temukan Paket Sabu-sabu Dibalut Tisu

Sementara, Bripda RAT adalah anggota Sat Samapta Polres Koltim.

Dari keterangan tertulis kepolisian diperoleh TribunnewsSultra.com, Jumat (02/04/2024), kronologi penembakan itu terungkap.

Demikian pula percakapan hingga kejadian antara Bripda RAT dan korban di dalam kamar rumah tersebut sebelum ditembak.

Saat berada dalam kamar, sang oknum polisi duduk saling berhadapan dengan korban di atas kasur.

Namun, Bripda RAT melihat senpi genggam dinas jenis Revolver S&W milik rekannya Brigadir Y.

Senpi yang terbungkus holster atau sarung pistol tersebut berada di lantai.

Bripda RAT kemudian mengambil pistol tersebut, memainkan, sambil menodong korban.

“Saya tembakko, iyya saya tembbako!!!” kata sang oknum polisi tersebut dikutip dari keterangan tertulis kepolisian.

Korban menjawab, “jangan ko begitu ada pelurunya itu,” jelasnya.

Baca juga: Pelajar di Gorontalo Mengaku Dianiaya Oknum Polisi Pakai Senjata: Diberi Uang Tutup Mulut Rp50 Ribu

Bripda RAT menyebut pistol yang dipegangnya tidak berisi peluru.

“Ah tidak ada pelurunya ini,” ujarnya.

Selanjutnya, Bripda RAT menarik pelatuk pada senpi tersebut yang berujung petaka di tarikan pelatuk kedua.

Saat menarik pelatuk kedua kalinya, senpi tiba-tiba meletus dan mengenai korban pada bagian dada kiri.

Korban yang tertembak kemudian terbaring dan meminta tolong.

Bripda RAT bersama rekan-rekannya selanjutnya membawa korban ke RSUD Bahterahmas Kendari.

Baca juga: Pelajar di Gorontalo Memar-memar Mengaku Dianiaya Oknum Polisi Pakai Senjata, Berikut Kronologisnya

Korban dibawa menggunakan satu mobil untuk mendapatkan perawatan medis.

Tindakan operasi pun dilakukan terhadap korban di ruang bedah rumah sakit pada Kamis sekitar pukul 15.00 wita.

Pascaoperasi korban berada di Ruang Laikawaraka Bedah RSUD Bahteramas dengan kondisi sadarkan diri dan lemas.

“Di situ masih terbaring,” kata salah seorang keluarga korban, pada Jumat (02/02/2024), sembari menunjuk arah ruangan perawatan.

Sementara, pelaku penembakan yakni Bripda RAT sudah diamankan di Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Bid Propam Polda Sultra).

“Saat ini yang bersangkutan sudah diamankan propam,” jelas Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Ferry Walintukan.

Mengaku iseng

Beredar rekaman video viral pengakuan Bripda RATsaat diinterogasi penyidik Propam Polda Sultra.

Ia nampak tak bisa berkutik saat diterima berbagai pertanyaan penyidik.

Baca juga: Wanita di Kendari jadi Korban Peluru Nyasar, Diduga Oknum Polisi Keluarkan Tembakan Peringatan

Peristiwa penembakan itu terjadi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Seperti apa pengakuan Bripda RAT kepada pihak penyidik Propam Polda Sultra ?

Dalam rekaman video viral yang diterima TribunnewsSultra.com, nampak Bripda RAT duduk di atas kasur.

Ia memegangi sebuah kardus seolah-olah pistol yang dipakainya menembak.

Saat itu, penyidik menanyakan percakapan yang terjadi saat momen mengenaskan tersebut.

"Saya tidak bicara apa-apa komandan," kata Bripda RAT.

 Sontak penyidik menanyakan soal alasan penembakan yang dilakukan oknum polisi.

"Apa alasanmu arahkan ke situ?," tanya penyidik.

Namun, kata Bripda RAT karena dirinya merasa iseng saja.

"Cuman iseng-iseng ji komandan," tuturnya.

Penyidik pun kembali menanyakan maksud dari keisengan Bripda RAT, karena senjata yang digunakannya langsung menyasar tubuh korban.

"Iseng-iseng, ngapain kamu tegangkan?," tanya kembali penyidik.

Baca juga: Wanita di Kendari jadi Korban Peluru Nyasar, Diduga Oknum Polisi Keluarkan Tembakan Peringatan

RAT menyebut jika dirinya tak mengetahui bahwa di dalam senjata tersebut memiliki peluru.

"Saya kira tidak ada pelurunya komandan," jelasnya.

Namun, penyidik kembali mengungkapkan bahwa senjata yang digunakan adalah revolver.

Di mana senjata tersebut, dibekali pihak kepolisian untuk berjaga-jaga terjadinya tindak kejahatan.

"Kan itu revolver," tutur penyidik.

Bripda RAT tak bisa berkutik atas segala pertanyaan penyidik.

Penyidik pun langsung memeriksa area kamar tempat penembakan terjadi.

Dan ditemukan, menemukan 1 (satu) proyektil peluru jenis kaliber 38 dalam dipan tempat tidur.

Artikel ini telah tayang di TribunnewsSultra.com dengan judul 'Cuman Iseng-iseng' Kata Oknum Polisi Polres Koltim yang Tembak Teman Wanita, Diinterogasi Propam

Sumber: Tribun Sultra
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved