Penagih Utang di Gresik Dianiaya IRT, Kepala Berdarah Dilempar Mangkok, Kedua Pihak Telah Berdamai
Viral penagih utang di Gresik dilempar mangkok sampai berdarah oleh emak-emak, berujung damai. Mereka sepakat berdamai di Mapolsek Menganti, Gresik.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham
TRIBUNNEWS.COM - Beredar viral di media sosial video pertikaian antara pegawai koperasi dengan ibu rumah tangga.
Diduga ibu rumah tangga tak terima saat ditagih utang sehingga melemparkan mangkok ke kepala pegawai koperasi.
Akibat kejadian itu, pegawai wanita mengalami luka di kepala dan berlumuran darah di wajah.
Kasus ini terjadi di Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Gresik, Jawa Timur pada Rabu (3/4/2024).
Kasus ini diselesaikan secara damai di Mapolsek Menganti, Gresik, pada Rabu (3/4/2024) malam.
Didampingi pihak keluarga dan Kapolsek Menganti, AKP Roni Ismullah, keduanya bersepakat damai.
Emak-emak yang ditagih utang tersebut berasal dari Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Gresik.
Kapolsek Menganti, AKP Roni Ismullah mengatakan, pihaknya langsung turun menjemput, baik terduga pelaku maupun korban yang ada dalam video viral tersebut.
Kemudian, pihak keluarga dari masing-masing yang bersangkutan juga dihadirkan.
Menurutnya, viralnya video tersebut harus dikomunikasikan dengan duduk bersama.
"Mediasi karena belum ada laporan, saya jemput karena viral di medsos (media sosial), kami harus bisa menetralisir tidak menjadikan itu pembiaran. Duduk bersama semuanya bersepakat damai," ujar Roni, Kamis (4/4/2024).
Baca juga: Tampang Pelaku yang Rampok dan Bunuh Tetangga Sendiri, Beraksi untuk Modal Nikah dan Bayar Utang
Damainya kasus ini terkait tindakan kekerasan yang ada di video viral tersebut saja.
Kedua belah pihak sudah membubuhkan tanda tangan di atas materai.
Sementara dengan utangnya, masih berlanjut.
"Namanya masyarakat mau hari raya, mungkin karena miskomunikasi, masalah keluarga bagaimana orang yang bayar utang, utang tetap utang," imbuhnya.
Sebelumnya, dalam video berdurasi 45 detik itu, mulanya tampak seorang wanita berkerudung hitam dari koperasi simpan pinjam menagih utang kepada emak-emak yang memakai daster merah.
Namun tak berselang lama, emak-emak tersebut masuk ke dalam rumah meninggalkan wanita dari koperasi tersebut.
Kepada warga sekitar, wanita berjilbab hitam itu mengatakan, debiturnya itu tidak bisa diajak bicara secara baik-baik.
Baca juga: Kasus Bensin Campur Air di Bekasi: 3 Orang Jadi Tersangka, Motif karena Terlilit Utang
Perkataan wanita dari koperasi itu lantas membuat emak-emak tersebut langsung keluar rumah.
Sembari membawa panci berisi air dan mangkok, ia hendak menyiramkan air di panci tersebut kepada wajah petugas penagih utang.
Namun saat dilerai tetangganya yang memakai daster biru, emak-emak tersebut melempar mangkok ke kepala penagih utang hingga mangkoknya pecah.
Kericuhan pecah tak terbendung ketika penagih utang mendekat kepada emak-emak tersebut, yang sempat menarik jilbab dan menarik rambut penagih utang.
Bahkan beberapa kali emak-emak itu memukul penagih utang hingga kepalanya berlumur darah.
Sembari menangis, sang penagih hanya bisa memegang kepalanya yang berlumuran darah.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Nasib Penagih Utang di Gresik Disiram Air Dilempar Mangkok hingga Berdarah oleh Emak-emak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-penganiayaan_20170320_154329.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.