Ayah Korban Ceritakan Detik-detik Putrinya Hilang Diterkam Buaya di Pangkalpinang
Deo (54) menceritakan detik-detik putrinya, Tina Ramadani (8), hilang diterkam buaya di Sungai Muara Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang.
TRIBUNNEWS.COM - Seorang bocah bernama Tina Ramadani (8) hilang diterkam buaya di Sungai Muara Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (2/2/2025).
Dilansir Pos Belitung, ayah korban, Deo (54), tak menyangka kegiatannya bersantai bersama keluarga di sungai tersebut akan berakhir tragis.
Sampai saat ini, Tina belum ditemukan. Tim gabungan terus berupaya melakukan upaya pencarian.
Menurut Deo, sebelum kejadian, dirinya sekeluarga sedang bersantai di tepi sungai dengan niat ingin memancing.
"Kemarin kita sama keluarga ke sini termasuk korban, memang kita sering ke sini untuk bersantai, karena kalau mau ke pantai angin lagi kencang."
"Jadi, kami santai di sini sambil makan-makan, santai dan mancing," tutur Deo saat ditemui di Dermaga Ditpolairud Polda Babel, Senin (3/2/2025).
Deo membeberkan, ia dan keluarga kecilnya datang ke Sungai Muara Pangkalbalam dengan tujuan ingin bersantai di hari libur.
Berkunjung ke sungai itu pun sering dilakukannya bersama keluarga untuk menghilangkan penat.
Namun, anak bungsunya malah hilang diterkam buaya di Sungai Muara Pangkalbalam.
"Tidak menyangka kami, apalagi pas kejadian itu tidak ada bunyi apa pun, termasuk ketika korban diterkam buaya dan saya sadar saat si bungsu sudah dibawa buaya."
"Ya Allah anakku ketika saya sadar, terus istri saya bilang, ‘Pak, selamatkan anak kita'. Saya berusaha mengejar, akan tetapi buaya sudah bawa anak kami sekejap dan tidak terlihat lagi," ujar Deo.
Baca juga: Kronologi Bocah di Bangka Diterkam Buaya, 24 Jam Pencarian Belum Membuahkan Hasil
Sehari sebelum kejadian, jelas Deo, putrinya itu sempat mengajak orang tuanya pergi memancing ke sungai itu, termasuk minta dibelikan sepatu baru untuk sekolah.
Keesokan harinya, pada Minggu pagi, korban bersama orang tua dan kerabatnya pergi ke Sungai Muara Pangkalbalam untuk menyantap makanan dan bersantai.
"Tidak ada tanda-tanda berbeda sebelum kejadian, tapi dia sempat minta beli sepatu, terus saya bilang Senin malam saja. Kemarin kami berangkatlah ke sini."
"Korban ini minta makan, lalu saya bilang belum ada sayur, tapi ada ayam dan dia pun makan ayam, terus dia (korban) minta jajanan," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pencarian-Tina-diterkam-Buaya-Bangka.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.