Minggu, 10 Mei 2026

Retret Kepala Daerah

Wayan Koster Buka Alasan Tunda Retret: Kepala Daerah di Bali Solid dan Siap Ikuti Gelombang Kedua

Gubernur Bali periode 2025-2030, Wayan Koster, mengungkap alasan mengapa menunda ikut retret atau pembekalan kepala daerah di Akademi Militer (Akmil)

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
PDI Perjuangan Bali
WAYAN KOSTER Gubernur Bali periode 2025-2030, Wayan Koster, mengungkap alasan mengapa menunda ikut retret atau pembekalan kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada 21-28 Februri 2025. Dia memastikan dirinya dan delapan bupati/wali kota dari PDI Perjuangan akan mengikuti retret kepemimpinan yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri pada gelombang kedua. 

TRIBUNNEWS.COM, BALI - Gubernur Bali periode 2025-2030, Wayan Koster, mengungkap alasan mengapa menunda ikut retret atau pembekalan kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang.

Dia memastikan dirinya dan delapan bupati/wali kota dari PDI Perjuangan akan mengikuti retret kepemimpinan yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri pada gelombang kedua.

Menurut dia, partisipasi kepala daerah PDIP Bali dalam retret ini adalah bentuk kedisiplinan dan komitmen terhadap penguatan kepemimpinan daerah.

Baca juga: Semua Kepala Daerah di Bali Wayan Koster Dkk Tak Hadir Retret Akmil Magelang, Ikut Gelombang Kedua?

 "Kami selalu patuh dan siap menjalankan tanggung jawab kami untuk rakyat Bali," kata dia pada Rabu (26/2/2025).

Koster memastikan tidak ada perpecahan atau ketidakharmonisan di internal kader PDIP Bali

"Kami tetap solid. Kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDIP di Bali akan mengikuti retret gelombang kedua sesuai jadwal yang telah ditentukan, masih menunggu selesai proses gugatan sebanyak 40 Kepala Daerah di MK (Mahkamah Konstitusi).

"Setelah itu semua kepala daerah dan wakil kepala daerah Provinsi Bali dari PDI Perjuangan dipastikan ikut acara retret pada gelombang kedua," ujarnya.

Absen di Retret Kepala Daerah Gelombang Pertama

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya mengungkapkan bahwa seluruh kepala daerah di Provinsi Bali, kompak tidak mengikuti retret kepala daerah di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.

Retret itu diketahui berlangsung sejak 21 Februari 2025 dan akan berakhir pada 28 Februari 2025 besok.

Adapun, seluruh kepala daerah di Bali yang dimaksud itu adalah Gubernur Bali, Wayan Koster beserta delapan bupati/wali kota.

"(Yang tidak ikut retret) ada Pak Gubernur Bali (Wayan Koster), beserta kepala daerah yang ada di sana (Provinsi Bali), seluruhnya ada sembilan," ujar Bima Arya, saat ditemui di Magelang, Jawa Tengah, Rabu (26/2/2025).

Baca juga: Wayan Koster Sebut Kepala Daerah dari PDIP di Bali akan Ikuti Retret Gelombang Kedua

Selain sembilan kepala daerah di Bali, dalam retret gelombang pertama itu, kepala daerah dari Kabupaten Asmat, yakni Thomas Eppe Safanpo juga diketahui tidak hadir.

Jadi, tercatat ada 10 kepala daerah yang absen dalam kegiatan retret kepala daerah tersebut. Meski demikian, Bima Arya tetap mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri yang telah mendukung acara retret ini dan mendukung kadernya mengikuti orientasi gelombang kedua nanti.

"Kami menyampaikan terima kasih, apresiasi kepada Ibu Mega, DPP PDI Perjuangan yang telah mendukung acara retret ini."

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved