Sabtu, 30 Agustus 2025

Sosok Pandu Brata Siregar, Siswa SMA yang Tewas setelah Diduga Dianiaya Polisi, Ingin Jadi TNI

Inilah sosok Pandu Brata Siregar, siswa SMA di Asahan yang tewas diduga setelah ditendang polisi. Punya cita-cita mulia untuk jadi TNI

DOKUMENTASI
SISWA SMA DIANIAYA- PBS (18) siswa salah satu sekolah menengah atas (SMA) swasta dirawat di rumah sakit setelah diduga dianiaya oleh oknum polisi pada Minggu (9/3/2025) malam. Korban meninggal dunia dan keluarga sedang melakukan prosesi pemakaman. 

"Berdasarkan hasil pemeriksaan rumah sakit, diagnosa dari dokter itu ada yang bocor bagian dalamnya. Kalau tidak salah lambungnya," ungkapnya.

Dari keterangan dokter, ada luka lain di bagian kepala dan wajah korban.

"Korban ini anak yatim piatu,"

"Saat ini sudah dalam proses pemakaman, laporan ini kami masih pertimbangkan apakah akan membuat laporan karena masalah biaya juga," katanya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Asahan, Iptu Anwar Sanusi mengonfirmasi penangkapan terhadap korban yang dilakukan oleh Polsek Simpang Empat.

"Awalnya, hari Minggu, Polsek Simpang Empat mendapatkan informasi ada sekelompok pemuda diduga hendak melakukan balap liar dari masyarakat," ungkap Iptu Anwar Sanusi, Rabu (12/3/2025).

Mendapat laporan tersebut, personel dari Polsek Simpang empat pun datang ke lokasi.

"Setelah sampai di TKP, sebagian dari pemuda yang berkumpul membubarkan diri,"

"Sebagian lagi, sekitar 50 orang masih ada di lokasi. Sehingga, personel Polsek membubarkan kelompok tersebut," katanya.

Baca juga: 4 Jenderal Polisi Terpilih Isi Posisi di Kementerian dan Lembaga Usai Mutasi Besar Polri

Setelah dibubarkan, lanjut Anwar, anggota polisi melakukan penyisiran dan menemukan korban tengah bersama tiga temannya.

"Oleh personel Polsek hendak memberhentikan, namun tidak mau berhenti,"

"Selanjutnya, personel Polsek mengikuti dari belakang dan 50 meter setelahnya si anak ini lompat dan jatuh telungkup dia berdiri, mencoba melarikan diri,"

"Tapi terjatuh lagi telungkup," ungkapnya.

Setelah itu, personel langsung mendatangi dan melihat pelipis korban terluka dan langsung dibawa ke Puskesmas.

"Dilakukan pemeriksaan oleh puskesmas, kemudian dilakukan pemeriksaan di perut karena si anak mengaku ada sakit pada bagian perut,"

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan