Minggu, 10 Mei 2026

Bentrokan di Maluku Tengah: Bripka Husni Abdullah Tewas Ditembak di Dada, Puluhan Rumah Dibakar

Bripka Husni Abdullah diduga tertembak senapan angin di bagian dada saat melerai bentrokan warga dan puluhan rumah dibakar di Maluku Tengah.

Tayang:
Humas Polda Maluku
BENTROK WARGA - Almarhum Bripka. Husni Abdullah, yang menjabat sebagai PS. Panit Intelkam Polsek Wahai, Polres Maluku Tengah, gugur saat berusaha menghentikan perkelahian antar warga desa Sawai dan Rumaholat, Kecamatan Wahai, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (3/4/2025). Bripka Husni Abdullah diduga tertembak senapan angin di bagian dada saat melerai bentrokan warga dan puluhan rumah dibakar di Maluku Tengah. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Maluku berduka atas tewasnya Bripka Husni Abdullah ditembak saat menjalankan tugas mulia meredam konflik antar warga di Kabupaten Maluku Tengah

Peristiwa tragis ini terjadi ketika Bripka Husni Abdullah yang menjabat sebagai PS. Panit Intelkam Polsek Wahai, Polres Maluku Tengah, berusaha menghentikan perkelahian antar warga desa Sawai dan Rumaholat, Kecamatan Wahai, Kamis (3/4/2025).

 

Terkena Tembakan Senapan Angin

Berdasarkan informasi, Bripka Husni Abdullah, diduga tertembak senapan angin di bagian dada saat berusaha mengamankan situasi.

Selain itu, sejumlah warga dari kedua kelompok bertikai juga mengalami luka-luka.

Bentrokan ini juga menyebabkan puluhan rumah dilaporkan hangus terbakar.

Saat ini, ratusan personel dari Polri dan TNI telah dikerahkan ke lokasi guna mencegah bentrokan meluas.

 

Diusulkan Mendapat Penghargaan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB)

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla menyatakan, Kapolda Maluku dan seluruh jajaran Polda Maluku sangat berduka atas kehilangan personel terbaik yang gugur saat menjalankan tugasnya.

"Bapak Kapolda dan seluruh jajaran Polda Maluku sangat berduka atas gugurnya satu personel terbaik kami, saat mencoba meredam perkelahian antar warga," ujar Kombes Areis dalam keterangan persnya, Kamis (3/4/2025) Malam.

Baca juga: Kronologi Bentrok Warga di Maluku Tengah hingga Anggota Intel Bripka Husni Abdullah Tewas Ditembak 

Lebih lanjut, Kombes Areis menjelaskan bahwa risiko terluka, bahkan hingga kehilangan nyawa, merupakan bagian yang tak terhindarkan dari tugas seorang anggota Polri dalam menangani konflik di lapangan. 

Bripka. Husni Abdullah, dalam upaya mulianya untuk melerai pertikaian, menjadi korban luka tembak dari pihak yang belum diketahui identitasnya.

"Almarhum meninggal dunia setelah mengalami luka tembak dari orang tak dikenal. Bapak Kapolda menyatakan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Almarhum. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran. Almarhum selanjutnya diusulkan untuk mendapatkan penghargaan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB)," ungkap Kombes Areis.

 

Kapolda Maluku Minta Masyarakat Tenang

Kapolda Maluku, Irjen Pol. Eddy Sumitro Tambunan juga menyampaikan keprihatinannya yang mendalam atas terjadinya perkelahian antar warga di tengah suasana Idul Fitri, yang seharusnya menjadi momen untuk saling menghormati dan memaafkan. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved