Minggu, 17 Mei 2026

ABG Bunuh 2 Bocah SD di Bengkulu, Motif Emosi Korban Mancing di Kolam Rumahnya

ABG di Bengkulu tega membunuh dua bocah SD hanya karena emosi korban mancing di kolam rumahnya. Dia membunuh korban dan membuang jasad korban.

Tayang:
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
TribunBengkulu.com/Beta Misutra
PEMBUNUH 2 BOCAH - Tampang PT terduga pelaku pembunuhan 2 bocah SD di Bengkulu saat berhasil diringkus oleh pihak kepolisian, Selasa (22/4/2025). Setelah penemuan tersebut Polresta Bengkulu langsung membawa jasad ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang anak baru gede (ABG) berinisial PT (17), warga Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Bengkulu, tega membunuh dua bocah SD berinisial AB (9) dan AR (8) dengan cara dipiting hingga ditenggelamkan.

Motifnya bisa dikatakan sepele yaitu hanya lantaran kedua korban memancing di kolam rumah tersangka.

Hal itu pun membuat PT tersulut emosinya dan berujung membunuh kedua bocah tersebut.

"Pelaku emosi dengan kedua korban saat mendapati memancing di kolam belakang rumahnya. Pelaku memiting kedua kepala korban dan menenggelamkannya ke kolam," kata Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno, saat konferensi pers Selasa (22/4/2025), dikutip dari Tribun Bengkulu.

Sudarno mengungkapkan cara PT membunuh kedua korban tersebut di mana AR dipiting dengan lengan kanannya. Sementara, AB dipiting menggunakan lengan kirinya.

Setelah itu, PT melompat ke dalam kolam dan menenggalamkan kedua korban hingga tewas.

Adapun peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (15/4/2025) lalu sekira pukul 16.00 WIB.

Kemudian, pelaku memasukkan jasad korban ke karung dan diisi batu pemberat serta diikat menggunakan tali.

"Pelaku kemudian membawa jasad korban AB yang sudah terbungkus karung dengan menggunkan motor matic, ke jembatan Arau Bintang Kelurahan Padang Serai," kata Sudarno.

"Setibanya di jembatan Arau Bintang sekitar pukul 18.30 WIB pelaku PT langsung membuang karung berisi jasad AB ke sungai di bawah jembatan," sambungnya.

Baca juga: Soal Penemuan Mayat Wanita di Ciamis, Polisi: Dari Kasat Mata, Diduga Kuat Korban Pembunuhan

Sudarno mengungkapkan setelah itu PT memiliki niat untuk pulang terlebih dahulu sembari membawa jasad AR.

Namun, setibanya di rumah, PT justru melihat orang tua korban dan warga sekitar sudah mencari korban yang tidak kunjung pulang.

Lantaran khawatir akan ketahuan, PT pun akhirnya memutuskan mengubur jasad AR ke dalam septic tank berbentuk sumur di samping rumahnya.

Tak habis akal, tersangka pun menaburkan kapur barus di sekitar septic tank untuk menghilangkan bau dari jasad AR.

"Pelaku juga sempat menaburkan kapur barus di sekitar sumur untuk menutupi bau mayat korban," ungkap Sudarno.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved