Kronologi Tragis Tewasnya Jukir Semarang: Dikejar, Diserbu Lalu Dibunuh
Korban sempat berlindung di dalam kamar kos dan mengunci pintu namun usaha menyelamatkan diri itu gagal
Editor:
Eko Sutriyanto
TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Kasus kekerasan jalanan yang menewaskan seorang juru parkir (jukir) berinisial MDT (30) di Semarang menyisakan luka mendalam bagi warga.
Polisi kini telah menangkap lima tersangka dalam kasus pengeroyokan yang berujung maut tersebut. Proses penangkapan kelimanya berlangsung dalam serangkaian operasi di berbagai lokasi, menandai eskalasi kekerasan yang tidak hanya brutal tetapi juga terencana.
Peristiwa bermula dari sebuah adu argumen antara korban dengan dua pelaku, DR alias Codot (38) dan BRS (31), yang terjadi di kawasan Sam Poo Kong, Semarang, pada Jumat malam (2/5/2025).
Adu mulut memanas hingga MDT menantang keduanya untuk berkelahi. Meski sempat dilerai oleh rekannya, situasi ternyata tak berhenti di sana.
Sabtu dini hari (3/5), MDT yang hendak kembali ke kamar kosnya di Jalan Gedung Batu Utara, Ngemplak Simongan, justru dikejar oleh kelompok pelaku.
Baca juga: 3 Fakta Kasus Pengeroyokan 2 Pemuda di Madiun, Polisi Ungkap Motif Pelaku
Ia sempat berlindung di dalam kamar kos dan mengunci pintu namun usaha menyelamatkan diri itu gagal setelah para pelaku berhasil mendobrak pintu dan melakukan penganiayaan brutal di dalam kamar korban.
"Korban dianiaya menggunakan tangan kosong, dipukul menggunakan rice cooker, dan dibacok dengan senjata tajam. Luka parah di bagian kepala dan tubuh menyebabkan korban tewas di tempat," jelas AKBP Andika Dharma Sena, Kasat Reskrim Polrestabes Semarang.
Perburuan Lintas Lokasi: Tangkap di SPBU hingga Taman Kota
Setelah kejadian, tiga dari lima tersangka sempat kabur dari lokasi dan menjadi buron.
Namun Polrestabes Semarang dengan cepat menggelar operasi pencarian. Dua pelaku pertama, DR dan TP (28), ditangkap di SPBU Pamularsih pada Selasa (6/5). Beberapa hari kemudian, tersangka BRS diamankan di SPBU Krapyak, Purwoyoso, Ngaliyan, pada Minggu (11/5).
Pengejaran berlanjut hingga dua tersangka terakhir, DA alias Kancil dan AS, dibekuk di kawasan Taman Kasmaran, Randusari, Semarang Selatan.
Kelima tersangka saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.
"Penangkapan dilakukan terpisah dan butuh pengamatan terhadap pergerakan para pelaku. Tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang terlibat atau mengetahui kejadian," ujar AKBP Andika.
Sumber: Tribun Jateng
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Rabu, 27 Agustus 2025: Sore Cerah Berawan, Malam Cerah |
![]() |
---|
Prakiraan Cuaca Semarang, 27 Agustus 2025: Mayoritas Hujan Ringan |
![]() |
---|
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Selasa, 26 Agustus 2025: Mayoritas Berawan |
![]() |
---|
Prakiraan Cuaca Semarang, 26 Agustus 2025: BMKG Prediksi Berawan |
![]() |
---|
Banjir Rob Semarang: Sejarah, Penyebab, dan Solusi Mengatasi Ancaman di Pesisir |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.