Terungkap Modus Pak Ustaz di Medan Cabuli Mahasiswi UINSU, Polisi Bakal Panggil Pelaku
Polisi akan memeriksa AHA, Pak Ustaz di Medan yang diduga mencabuli seorang mahasiswi UINSU pada Senin (2/6/2025). Berikut kronologi dan modus pelaku.
TRIBUNNEWS.COM - Seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan, berinisial NA (18) diduga menjadi korban pelecehan seksual.
Pelakunya adalah pria inisial AHA yang diketahui merupakan seorang ustaz sekaligus asisten dosen di salah satu kampus di Medan, Sumut.
Subdit IV Remaja Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Sumut pun telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap ustaz AHA pada Senin (2/6/2025) mendatang.
"Terhadap terlapor telah dikirimkan undangan permintaan keterangan hari Senin 2 Juni dipanggil," kata Dirreskrimum Polda Sumut, Brigjen Pol Sumaryono, Selasa (27/5/2025), dilansir Tribun-Medan.com.
Kasus dugaan pelecehan seksual ini masih tahap penyelidikan dan belum ditingkatkan ke penyidikan.
Baca juga: Oknum Guru Ngaji di Jogja Rudapaksa Gadis 17 Tahun, Beraksi di Masjid dan Rumah Pelaku
Meski begitu, polisi sudah memeriksa saksi dan mengumpulkan alat bukti.
"Untuk saat ini perkembangan perkara tersebut masih penyelidikan," sebut Sumaryono.
Korban melaporkan aksi bejat AHA ke Polda Sumut dengan nomor LP/B/637/IV/2025/SPKT/Polda Sumut tertanggal 29 April 2025.
Kronologi
Ayah korban, IL, mengatakan bahwa dugaan pelecehan seksual terhadap putrinya itu berlangsung pada Rabu (9/4/2025) lalu.
Kala itu, NA dijemput menggunakan mobil, lalu dipaksa menenggak minuman, makan makanan yang dibeli terduga pelaku, sampai akhirnya dibawa ke kamar hotel di wilayah Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumut.
"Pelaku ini juga dosen yang masuk di UINSU, sebagai dosen pembantu, tapi juga beberapa kampus di Medan ini dia sebagai dosen tetap juga," ujar IL, Selasa (29/4/2025), dilansir Tribun-Medan.com.
NA yang tinggal di sebuah indekos mengaku bahwa tiba-tiba ia dihubungi terduga pelaku.
AHA menelepon dengan mengatakan bahwa ia sudah berada di dekat indekos korban dan memintanya keluar.
Karena sudah kenal, korban kemudian keluar menemui terduga pelaku di dalam mobilnya.
Di sinilah korban NA dibawa jalan-jalan ke arah Berastagi, atau Jalan Letjen Jamin Ginting.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-pencabulan-ilustrasi-pelecehan-seksual.jpg)