Minggu, 31 Agustus 2025

Kronologi Gadis di Pematangsiantar Tewas Dijambret, Korban Melawan dan Menabrak Pembatas Jalan

Gadis di Sumatra Utara bernama Rindy Liviani tewas dijambret pada Senin (9/6/2025). Dua pelaku merupakan mantan residivis kasus narkoba 3 tahun lalu.

Penulis: Faisal Mohay
Tribun Jambi/Muzakir
ILUSTRASI WANITA TEWAS - Terungkap kronologi tewasnya wanita di Pematangsiantar. Korban hendak lamar kerja ditabrak dua oran. 

TRIBUNNEWS.COM - Rindy Liviani (20), gadis asal Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara menjadi korban penjambretan dan tewas di jalan, Senin (9/6/2025).

Dua pelaku penjambretan bernama M Aditya Saragih dan Rizky Nanda diamankan warga.

Keduanya babak belur saat dibawa petugas Polres Pematangsiantar

Kapolres Pematangsiantar, AKBP Sah Udur Sitinjak, menyatakan aksi penjambretan terjadi di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Sumatra Utara.

AKBP Sah Udur menambahkan kedua pelaku merupakan residivis kasus narkoba.

"M Aditya Saragih warga Kota Pematangsiantar dan Rizky Nanda warga Kabupaten Simalungun. Untuk Rizky Nanda bahwa benar pernah dihukum dalam kasus narkoba," tuturnya, Selasa (10/6/2025), dikutip dari TribunMedan.com.

Pada tahun 2022 lalu, Rizky Nanda yang masih 17 tahun dihukum satu tahun penjara.

"Jadi sekitar tiga tahun lalu kasus narkoba Rizky Nanda ditangani oleh Polres Simalungun dan menjalani hukuman satu tahun karena pada saat itu dia masih di bawah umur," lanjutnya.

Kasus perampokan yang menewaskan Rindy Liviani masih diselidiki.

Ayah korban, Nurdin, mengatakan anaknya keluar rumah untuk mencari pekerjaan menggunakan sepeda motor.

Baca juga: Drama di Balik Penetapan Wakil Rektor Universitas Darma Agung Medan sebagai Tersangka Penganiayaan

Di tengah jalan, korban dijambret dan tewas saat berupaya melawan kedua pelaku.

Sepeda motor korban menabrak pembatas jalan dan tewas di lokasi kejadian.

"Dia tadi mau nyari kerja katanya ke Simpang II. Kemudian saya dapat telepon kalau dia kecelakaan karena jambret."

"Kami sempat ke RS Efarina, tapi katanya Rindy sudah di sini (Kamar Mayat RSUD Djasamen Saragih)," tandasnya.

Ia berharap pelaku penjambretan dapat dihukum setimpal.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan