Bali Benoa Marina Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata Maritim Berstandar Internasional
Aprianus Hangki berharap adanya pembangunan Bali Benoa Marina ini, sinergi antara pemerintah, BUMN dan pihak swasta dapat semakin ditingkatkan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Destinasi wisata maritim berstandar internasional dimasifkan untuk menggenjot ekonomi lokal maupun nasional.
Misalnya, Pelindo melalui anak usahanya PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) melakukan pengembangan Bali Benoa Marina di kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), Pelabuhan Benoa, Bali dengan meluncurkan marina floating docks (pontoons) berstandar internasional.
Baca juga: Kurangi Kepadatan Lalu Lintas di Bali, Water Taxi Bali Marine Diresmikan di Benoa
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Benoa, Aprianus Hangki berharap adanya pembangunan Bali Benoa Marina ini, sinergi antara pemerintah, BUMN dan pihak swasta dapat semakin ditingkatkan guna menciptakan pelabuhan yang tertib, aman, dan berdaya saing.
"Serta dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional, khususnya melalui sektor pariwisata maritim di Indonesia,” ujar Aprianus dikutip Jumat (27/6/2025).
Ponton yang diproduksi oleh SF Marina Indonesia, dibangun dengan lisensi dari SF Marina Systems di Swedia yang merupakan salah satu penyedia ponton paling terkemuka di dunia.
Ponton-ponton ini memiliki daya apung tinggi dan ketahanan terhadap gelombang serta perbedaan pasang surut ekstrem, termasuk di Benoa yang dapat mencapai 3,2 meter.
Direktur Komersial & Teknik SPSL, Ruri I. Rachmaputri, menekankan, pembangunan Bali Benoa Marina merupakan milestone penting dan bagian dari komitmen SPSL dalam menghadirkan ekosistem marina tourism hub berkelas dunia yang mengedepankan keberlanjutan dan keunggulan teknologi.
Baca juga: Ledakan Mesin Kapal di Pelabuhan Benoa Denpasar, 2 Korban Terpental Alami Luka Bakar dan Patah Kaki
“Ini bukan hanya Marina, tetapi representasi masa depan wisata maritim Indonesia yang berdaya saing di kancah dunia,” jelas Ruri.
Sebagai bagian dari pengembangan tahap awal, Dermaga B akan dilengkapi 11 modul ponton utama berukuran 20x5x1.2 meter, 8x3x1.2 meter dan 12x3x1.2 meter dengan masing-masing bobot sekitar 34 ton.
Struktur ini akan membentang hingga total 192 meter. Setiap unit ponton dirancang untuk menopang beban minimal 500 kg/m⊃2;, memberikan fleksibilitas untuk berbagai aktivitas operasional Marina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/wisataaaa-benoa.jpg)