Berita Viral
Pengakuan Widya usai Terkena Lemparan Batu, PT KAI Buru Pelaku Perusakan KA Sancaka
KA Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya terkena lemparan batu. Dua penumpang mengalami luka-luka. Korban bernama Widya terkena serpihan kaca jendela.
Penulis:
Faisal Mohay
Editor:
Pravitri Retno W
TRIBUNNEWS.COM - Beredar video viral yang memperlihatkan penumpang wanita Kereta Api (KA) Sancaka terkena lemparan batu hingga mengalami luka-luka akibat serpihan kaca.
Wanita bernama Widya Anggaraini mengalami insiden tersebut saat kereta relasi Yogyakarta - Surabaya yang dinaikinya, melintas di antara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot, Minggu (6/7/2025) lalu.
Dalam video, terlihat Widya yang sedang duduk membaca buku, terkena serpihan kaca jendela di samping kursinya.
Widya menerangkan dirinya duduk di gerbong 2 eksekutif nomor kursi 4D.
Setelah matanya terkena serpihan kaca, pihak PT KAI bertanggung jawab mengobati korban.
"Sudah ditangani langsung. Karena ada serpihak kaca yang masuk ke mata, dijanjikan perawatan sampai sembuh (oleh pihak KAI)," ucap Widya.
Ia berharap insiden serupa tak terulang dan pelaku pelemparan batu dapat ditindak.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menerangkan ada dua penumpang yang menjadi korban pelemparan batu.
Kedua korban diturunkan di Stasiun Solo Balapan untuk menjalani perawatan di RS Triharsi.
Feni sangat menyayangkan adanya aksi pelemparan batu dan memohon maaf ke kedua korban.
Mereka akan dibawa ke rumah sakit di Surabaya, Jawa Timur, untuk perawatan lanjutan.
Baca juga: PT KAI Mengutuk Keras Aksi Pelemparan Batu ke Kereta Api Sancaka
"KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang dan sangat menyayangkan kejadian ini."
"KAI tidak akan menoleransi segala bentuk vandalisme terhadap kereta api."
"Selain membahayakan perjalanan KA, vandalisme juga merugikan negara dan masyarakat yang menggantungkan mobilitasnya pada transportasi publik," bebernya, Selasa (8/7/2025), dikutip dari TribunJogja.com.
Ia menegaskan pelaku perusakan kereta dapat dipidana karena membahayakan keselamatan operasional.
Pihak KAI meningkatkan pengawasan di jalur rawan dan memasang kamera pengawas.
Pelaku perusakan perlu diberi efek jera agar kasus serupa tak terjadi.
Baca juga: KAI Amankan 5.634 Barang Tertinggal Milik Penumpang Senilai Rp7,47 Miliar
"Kami mohon kepada masyarakat agar tidak melakukan pelemparan terhadap kereta api apapun alasannya."
"Sebab dampaknya akan sangat berbahaya bagi perjalanan kereta api dan orang-orang yang berada di dalam kereta api."
"KAI Daop 6 percaya bahwa transportasi publik yang aman dan andal hanya dapat terwujud dengan kolaborasi semua pihak. Mari bersama hentikan segala bentuk vandalisme terhadap kereta api," tandasnya.
Feni meminta masyarakat mengawal kasus ini dan melaporkan keberadaan pelaku.
Sebagian artikel telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Respon KAI Daop 6 Yogyakarta Soal Pelemparan Batu pada KA Sancaka Yogyakarta-Surabaya
(Tribunnews.com/Mohay) (TribunJogja.com/Miftahul Huda)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.