Bupati Bogor Gelar Nikah Massal Gratis, Sasar Warga di 6 Kecamatan
Sambut HUT RI ke-80, Pemkab Bogor gelar nikah massal gratis di 6 kecamatan. Program ini bantu ratusan pasangan sah secara hukum tanpa biaya.
TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar program Nikah Massal Gratis sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Program ini berlangsung sepanjang Agustus 2025 dan menyasar ratusan pasangan dari berbagai wilayah, terutama warga yang belum memiliki legalitas pernikahan karena keterbatasan biaya.
Program yang diinisiasi langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto ini bertujuan untuk menghadirkan solusi konkret dalam memperkuat ketahanan keluarga serta memberikan perlindungan hukum bagi pasangan suami-istri, khususnya di pedesaan.
“Program ini kami hadirkan bukan hanya sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga upaya menghadirkan keadilan administrasi dan perlindungan hukum bagi warga,” ujar Rudy saat meninjau langsung kegiatan di Kecamatan Cijeruk, Kamis (7/8/2025).
Pelaksanaan nikah gratis akan digelar di enam titik kecamatan, dengan kuota masing-masing 50 pasangan. Proses pendaftaran dilakukan melalui Kantor Urusan Agama (KUA) setempat sesuai domisili.
Baca juga: Kopdes Merah Putih Hambalang Resmi Beroperasi, Didukung Penuh Pemkab Bogor
Berikut jadwal lengkap pelaksanaan Nikah Massal Gratis Pemkab Bogor:
- 5 Agustus: Kecamatan Cigudeg (wilayah Cigudeg, Sukajaya, Jasinga, Tenjo, Leuwiliang, dsb)
- 7 Agustus: Kecamatan Cijeruk (wilayah Cisarua, Caringin, Megamendung, Tamansari, dll)
- 9 Agustus: Kecamatan Nanggung
- 12 Agustus: Kecamatan Cibungbulang
- 20 Agustus: Kecamatan Sukamakmur
- 21 Agustus: Kecamatan Sukaraja
- 28 Agustus: Kecamatan Parung
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Salah satu peserta asal Kecamatan Cijeruk, Rahmat, menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Terima kasih banyak buat Bapak Bupati Bogor, telah mengadakan nikah gratis ini. Sangat membantu kami,” ujarnya.
Selain memberikan keabsahan hukum, program ini juga mengurangi beban finansial pasangan yang selama ini belum mampu menggelar pernikahan resmi. Pemerintah berharap kegiatan serupa bisa terus digelar di tahun-tahun mendatang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pemkab-Bogor-gelar-nikah-massal.jpg)