Kamis, 7 Mei 2026

Pemred Media Dibunuh di Bangka

Sosok Aditya Warman, Pemred Media di Babel Ditemukan Tewas dalam Sumur, Sempat Hilang Kontak

Jenazah Pemred media online Pangkalpinang, Aditya Warman, ditemukan di sumur kebun usai hilang kontak sejak Kamis.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Glery Lazuardi
TribunStyle.com - Tribunnews.com
JASAD MANUSIA - Sosok Aditya Warman, seorang pemimpin redaksi salah satu media online di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, ditemukan etwas di dalam sumur. Jasad Aditya ditemukan di dalam sumur di kebun miliknya yang berada di Dealova Kelurahan Air Kelapa Tujuh, Kota Pangkalpinang pada Jumat (8/8/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - Sosok Aditya Warman, seorang pemimpin redaksi salah satu media online di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, ditemukan tewas di dalam sumur.

Jasad Aditya ditemukan di dalam sumur di kebun miliknya yang berada di Dealova Kelurahan Air Kelapa Tujuh, Kota Pangkalpinang pada Jumat (8/8/2025).

Aditya Warman memimpin sebuah media online di Kota Pangkalpinang dengan jabatan pemimpin redaksi.

Pemimpin redaksi adalah orang yang memimpin dan mengawasi seluruh proses editorial dalam sebuah media massa, seperti surat kabar, majalah, portal berita, atau stasiun televisi.

Ia bertanggung jawab atas isi dan arah editorial media tersebut.

Aditya Warman sempat hilang kontak dengan keluarganya sebelum akhirnya pihak keluarga melaporkan kepada Polda Bangka Belitung bahwa korban hilang pada Kamis (7/8/2025).

Aditya Warman sempat berpamitan kepada istrinya untuk pergi ke kebun seperti hari biasanya yang berlokasi di sekitar Taman Dealova Kota Pangkalpinang.

"Kemarin (Kamis) pergi dari rumah sekitar pukul 08.30, dia bilang (Aditya) mau pergi ke kebun dan bertemu sama orang hotel di kebun dan ketika berada di kebun ditemani Hasan (penjaga kebun)," ungkap istri Aditya menceritakan awal mula ia pergi meninggal rumah kepada Bangkapos.com, Jumat siang.

Kemudian, sekitar pukul 11.30 WIB tamu dari hotel tersebut pergi dan meninggalkan kebun. 

Lalu, Aditya dan Hasan saat itu masih di kebun seperti biasa.

Beberapa waktu berselang, nomor handphone Aditya Warman tidak aktif. Bahkan pesan Whatshap terlihat centang satu atau pesan tidak masuk ke dalam ponsel Aditya.

"Jadi, setelah bertemu dengan orang tadi bapak dan penjaga kebun (Hasan) masih disana terus sekitar pukul 12.30 WIB nomor handphone bapak tidak aktif lagi saat dikirimkan pesan Whatshap," ucapnya.

Selanjutnya, istri Adit pun mengaku sempat menghubungi Hasan penjaga kebun dan mempertanyakkan keberadaan Aditya saat itu.

Hasan menjawab pesan mengatakan bahwa Aditya pergi ke Koba, Kabupaten Bangka Tengah.

"Ada sekitar jam 1 (13.00) tanya ke Hasan, bapak dimana? Terus dia (Hasan) bilang bapak pergi ke Koba dan katanya pulangnya larut malam. Nah, setelah itu saya hubungi lagi Hasan tengah malam tapi nomornya tidak aktif lagi sampai sekarang dia juga tidak ada di kebun," jelasnya.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved