Kamis, 16 April 2026

Pasar Besi Solo, Melawan Zaman di Bawah Tumpukan Karat

Di balik tumpukan besi tua, roda-roda gigi bekas, dan mesin-mesin yang usang, terukir kisah panjang Pasar Besi Tua di Solo

Mg/Kiki Ratnasari
DAGANGAN BESI TUA - Sudut lapak di Pasar Besi tua di Solo, Selasa, (12/8/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - Di balik tumpukan besi tua, roda-roda gigi bekas, dan mesin-mesin yang usang, terukir kisah panjang Pasar Besi Tua di Solo. 

Pasar Besi ini adalah sebuah sentra perdagangan besi dan onderdil bekas yang telah beroperasi selama puluhan tahun, membuktikan nilai sebuah barang tidak selalu ditentukan oleh kilau barunya, melainkan kemampuannya untuk kembali bermanfaat.

Pasar Besi Tua buka mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB, letaknya berseberangan dengan Pasar Ayam dan Pasar Klitikan Solo, tepatnya di Jl Kyai Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo

Pasar ini juga bukan sekedar tempat jual beli, tetapi juga menjadi saksi bisu, perjuangan, adaptasi dan ketahanan ekonomi rakyat.

Kisahnya dimulai pada tahun 1967 pasar ini terletak di Alun-Alun selatan Surakarta tepatnya di sisi timur, lalu berpindah ke kusumodilagan  dan sekarang menetap di Kecamatan Mojo, Surakarta.

Pasar Besi Tua tersebut bermula dari tempat pengepulan  rosok yang menjual barang- barang bekas dari berbagai ukuran dengan harga terjangkau. 

Luas pasar dan pedagang awalnya masih relatif sedikit dan masih terdapat tempat-tempat kosong, namun lambat laun pedagang mulai banyak hingga mencapai 293 Los dan luasan pasar sampai 13 ribu meter pesegi.

“Saat itu tidak terlalu banyak pedagangnya tidak seperti sekarang, luas nya juga hanya sampai gang sini saja (gang pertama) saja dan lainnya masih tempat kosong yang ada hanya bagian depan saja, lambat laun tumbuh luasan 13 ribu meter persegi kalau ga salah” Triyono, Lurah Pasar Ayam dan Pasar Besi, Selasa, (12/8/2025).

Mayoritas pedagang menjual dagangan dengan bahan besi seperti tutup pipa, holo, onderdil mobil, kampas kopling dan menawarkan jasa pembuatan bag mobil dan lain sebagainya.

“Macam-macam misalnya bahan seperti pipa, holo, onderdil mobil, kampas kopling hampir ada semua,” katanya

Pedagang mendapatkan barang tersebut biasanya dari para pengepul yang telah mengumpulkan dari pedagang kecil lalu disalurkan ke pasar. 

Baca juga: Pasar Ayam Semanggi Solo, Sentra Penjualan Ayam Kampung 4 Kali Pindah Tempat

Walaupun mayoritas yang dijual adalah barang besi bekas namun untuk pembuatan bag mobil menggunakan bahan bahan baru. 

Revitalisasi

Salah satu sudut di Pasar Besi Solo
PASAR BESI SOLO - Salah satu sudut di Pasar Besi Solo, Selasa (12/8/2025)

Triyono mengatakan bahwa pasar ini dulu belum pernah mengalami revitalisasi hingga saat ini ada perbaikan selokan di Pasar Besi Tua Surakarta yang sudah lama tidak diperbaiki. 

“Saat ini ada renovasi dari dinas perdagangan untuk pembuatan selokan baru yang sudah lama tidak diperbaiki,” kata Triyono.

Ia juga menuturkan bahwa tahun depan akan ada rencana untuk melanjutkan pembangunan sekolah dan sebagian kecil jalan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved